IQNA

5:04 - July 04, 2020
Berita ID: 3474367
TEHERAN (IQNA) - Pusat Islam Al-Azhar dengan mengeluarkan pernyataan, menyatakan penentangannya terhadap kebijakan rezim Zionis untuk menguasai bagian Tepi Barat, dan menekankan bahwa rencana untuk mencaplok Tepi Barat mengancam perdamaian di wilayah tersebut.

Akhbarelyom melaporkan, pernyataan itu menambahkan: “Rencana aneksasi mengancam perdamaian di kawasan itu dan pelanggaran yang jelas terhadap hukum dan perjanjian internasional.

laporan itu menambahkan bahwa rencana itu juga mengabaikan hak-hak dan integritas teritorial rakyat Palestina yang tertindas, dan bahwa rezim Zionis, seperti biasa, memanfaatkan kesibukan komunitas internasional dalam masalah-masalah seperti corona untuk mengimplementasikan kebijakan-kebijakannya terhadap wilayah Palestina yang diduduki.

Al-Azhar meminta komunitas internasional untuk bertindak secara bertanggung jawab atas masalah Palestina, dan menyerukan Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam untuk mengadakan pertemuan segera agar melawan tindakan Israel terhadap Palestina dan pengabaian berulangkali hak dan kesucian-kesucian rakyat Palestina.

Perlu dicatat bahwa pemerintah Israel memutuskan pada hari Rabu (1 Juli) untuk mengimplementasikan rencana pendudukannya untuk mencaplok bagian-bagian Tepi Barat ke Wilayah Pendudukan. Kendati demikian, Netanyahu tidak mengeluarkan sebuah pernyataan pada kemarin tentang hal ini.

Rencana ini sejalan dengan program AS, kesepakatan abad, dan diharapkan pemukiman Zionis Tepi Barat dan kawasan Lembah Yordan digabungkan ke wilayah Palestina yang diduduki. (hry)

 

3908283

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\