IQNA

6:27 - July 25, 2020
Berita ID: 3474429
TEHERAN (IQNA) - Sebuah artikel di surat kabar online Saudi, Elaph, yang menyerukan penulisan ulang Alquran membuat netizen media sosial marah.

Alkhaleej online melaporkan, surat kabar online Elaph, yang dipimpin oleh penulis Saudi, Othman Al Amir, memposting sebuah artikel di situs webnya pada Senin (20 Juli) yang berjudul "Undangan untuk menulis ulang Alquran" yang akan ditulis oleh penulis Irak, George Kolizadeh.

Langkah surat kabar Saudi ini memicu kontroversi luas di dunia maya dan membuat marah netizen, sampai-sampai Elaph dipaksa untuk menghapusnya.

Menyusul protes luas di media sosial, penulis artikel itu membenarkan tindakan anti-Alqurannya dan mengklaim bahwa ia telah meminta agar Alquran ditulis ulang karena kesalahan imla’ dalam rasmul khat Utsmani.

Penulis Palestina, Yasser al-Za'atra  dengan menentang artikel itu, menulis: “Ketidaktahuan dan tidak tahu malu telah mencapai puncaknya dan masih terus tumbuh.”

Turki al-Shalhoub, seorang penulis Saudi, juga tweeted: “Kejahatan apa ini?” Surat kabar Elaph adalah salah satu surat kabar yang dekat dengan istana kerajaan Arab Saudi dan mengundang untuk menulis ulang Alquran karena ditulis dengan rasmul khat Utsmani ?!

Ahmad bin Rashid, penulis Saudi lainnya, menekankan: Basis Saudi Elaph meragukan keakuratan kata-kata Alquran. (hry)

 

3912186

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\