IQNA

13:09 - March 03, 2021
Berita ID: 3475111
TEHERAN (IQNA) - Said Muhammad Noor, yang dikenal sebagai Syekh Said, adalah seorang qori Sudan yang tinggal di Mesir dan meninggal di Kuwait.

IQNA melaporkan, Syekh Said Muhammad Noor adalah salah satu qori masa lalu di Sudan, dia memiliki suara yang menyenangkan dan penuh rasa serta menarik banyak penggemar.

Suara melankolis tilawahnya sangat terkenal dan dia membaca Alquran dengan cara yang luar biasa sehingga air mata para pendengarnya mengalir. Syekh Said meninggalkan tilawah-tilawah yang direkam di Radio Jeddah dan Radio Kuwait.

Qori Sudan membaca Alquran di Masjid Agung Khazandar di distrik Shubra Kairo dan menjalani hidup sederhana.

Ketika Syekh Said membacakan Alquran, orang-orang Mesir berdiri di jalan, dan menghentikan kendaraan serta mendengarkan suaranya.

Dia tidak setuju untuk direkam tilawahnya di studio dan radio Arab, dan suatu ketika dia pergi ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji, berita kedatangannya di negara ini sampai ke radio Jeddah, dan dengan upaya pejabat radio surah Maryam, Thaha, Al-Hadid dan At-Takwir dapat direkam di media ini. Tilawah ini mendapat sambutan yang sangat baik; Menurut Direktorat Jenderal Radio Jeddah (sekarang Kementerian Media Saudi), mereka mendonasikan ribuan salinan tilawah ini kepada para tamu Rumah Allah, termasuk presiden, menteri dan radio Islam.

Raja Abdul Aziz, Raja Arab Saudi saat itu, adalah penggemar tilawah Syekh Said dan memintanya untuk tinggal di Arab Saudi; Namun, qori Sudan meminta maaf atas keadaan khususnya dan tidak menerima permintaan tersebut.

Syekh Said melantunkan tilawah Alquran di hadapan Syekh Ali Mahmoud dan Muhammad Rafat, qori kenamaan dari Mesir dan dia sangat mencintai suara Muhammad Rafat dan memprioritaskan mendengarkan tilawah qori Mesir ini dari tilawah-tilawah lainnya.

Qori Sudan beremigrasi dari Mesir ke Kuwait pada awal 1980-an, dan Radio Alquran Kuwait mulai merekam bacaannya. Dia memiliki cara khusus, sedih dan emosional dalam melafalkan; banyak yang mencoba meniru gayanya; tapi mereka tidak bisa. (hry)

3956952

Kunci-kunci: Syekh Said ، Qori ، Era Klasik ، Sudan
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\