Menurut Iqna mengutip kantor berita WAS, ribuan korban tewas masih terkubur di bawah reruntuhan rumah dan bangunan yang hancur akibat kurangnya peralatan yang diperlukan untuk mengevakuasi jenazah mereka.
Terkait hal ini, sumber medis Palestina mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir saja, jenazah 22 syuhada di antara mereka yang menunggu bantuan kemanusiaan telah dipindahkan ke rumah sakit di Jalur Gaza.
Jumlah korban kelaparan dan malnutrisi di Gaza juga telah mencapai 317 orang, 121 di antaranya adalah anak-anak. (HRY)