
Menurut Iqna mengutip France 24, Uni Emirat Arab telah mendeportasi puluhan ribu warga negara Pakistan yang menganut mazhab Syiah dari negara tersebut.
Tindakan ini tidak hanya terbatas pada deportasi individu-individu tersebut, tetapi UEA juga membekukan semua aset, rekening bank, dan kekayaan yang telah mereka peroleh selama bertahun-tahun kerja keras dan usaha, secara efektif mengembalikan mereka ke Pakistan dengan tangan kosong.
Tindakan ini terjadi setelah adanya ketegangan antara Abu Dhabi dan Islamabad.
Surbhi Gupta, editor bagian Asia Tenggara di majalah New Lines, mengatakan: "Dalam langkah hukuman ini, UEA telah mengusir 15.000 warga Syiah Pakistan yang telah menjadikan negara Teluk Persia itu sebagai rumah mereka selama dua dekade terakhir". (HRY)