IQNA

Filsuf Rusia: Wafatnya Syahid Ayatullah Khamenei Membuka Jalan Menuju Keabadian

17:27 - July 03, 2026
Berita ID: 3483801
filusuf rusia
IQNA - Alexander Dugin meyakini: Ayatullah Khamenei bukan hanya seorang politikus dan intelektual terkemuka, tetapi juga simbol prinsip spiritual. Keberadaannya adalah puncak yang memberi makna pada sistem politik asli. Wafatnya sang sahid ini membuka pintu menuju keabadian; pintu yang kini mengarah ke dunia Minog yang bercahaya dalam tradisi Iran kuno.

Menurut Iqna mengutip Persatuan Radio dan Televisi Islam, Alexander Dugin, seorang filsuf dan teoretikus Rusia terkemuka, dalam sebuah wawancara mendalam, membahas berbagai aspek kepribadian dan warisan syahid Ayatullah Khamenei, pemimpin Revolusi Islam Iran yang telah meninggal, serta posisi rakyat Iran dalam membela negara. Teks lengkap wawancara ini, yang berfokus pada budaya kesyahidan, sistem wilayatul faqih, konfrontasi dengan Barat, dan kesiapan nasional, dipublikasikan di bawah ini.

Ciri-Ciri Kepribadian Syahid Ayatullah Khamenei dari Perspektif Dugin

Menyatakan simpati yang mendalam kepada bangsa Iran, Alexander Dugin berkata: "Sebagai seorang Kristen Ortodoks yang telah mempelajari tradisi Syiah dan Islam Iran selama bertahun-tahun, saya menganggap kesyahidan bukan hanya penderitaan, tetapi juga kesaksian akan kebenaran. Dalam tradisi kita, Gereja dibangun di atas tubuh para martir, dan kemartiran adalah mukjizat yang dilakukan Tuhan pada keberadaan manusia. Para syuhada, termasuk Ayatullah Khamenei, bukan hanya korban, tetapi juga saksi sejati yang, dengan pengorbanan mereka, membawa kedatangan al-Mahdi (afj) lebih dekat. Kematian ini tidak sia-sia; sebaliknya, membentuk jalinan keberadaan masa depan, dan budaya Iran memahami kebenaran ini lebih baik daripada siapa pun."

Warisan Syahid Ayatullah Khamenei dan Sistem Wilayatul Faqih

Mengacu pada struktur Wilayatul Faqih, Dugin menekankan: Ciri terpenting dari sistem politik Iran adalah kehadiran tokoh spiritual di pucuk pimpinannya; seseorang yang hanya bertanggung jawab kepada Tuhan. Ayatullah Khamenei bukan hanya seorang politikus dan intelektual yang luar biasa, tetapi juga simbol prinsip spiritual. Keberadaannya adalah puncak yang memberi makna pada sistem politik aslinya. Kebangkitan syahid ini membuka pintu menuju keabadian; pintu yang kini mengarah ke dunia "Minog" yang bercahaya dalam tradisi Iran kuno. Peristiwa ini akan membawa perubahan besar dan Iran yang kecil namun heroik akan berdiri dan berjaya melawan seluruh Barat.

Analisis Dugin tentang Agresi AS dan Zionis terhadap Iran

Menanggapi pertanyaan tentang serangan baru-baru ini, filsuf Rusia itu menyatakan dengan nada tajam: Tidak ada makna politik atau militer dalam pembunuhan anak-anak dan warga sipil Iran, karena Barat modern adalah peradaban Baal dan Antikristus, yang tidak memiliki tujuan lain selain membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Dengan mengadakan upacara pembakaran simbolis Baal, Iran mengungkap sifat sejati rezim Amerika-Zionis. Hari ini, kedua negara Iran dan Rusia, sebagai front perlawanan, sedang melawan peradaban setan ini. Pertempuran ini adalah perang melawan musuh kemanusiaan, dan kemenangan milik mereka yang berada di pihak Tuhan. Penderitaan kaum Syiah dan para martir Rusia akan segera terbayar dan buahnya akan terungkap.

Kesiapan Rakyat Iran untuk Mempertahankan Negara

Menanggapi pertanyaan terakhir, Dugin, merujuk pada persatuan nasional Iran, mengatakan: Apa yang disaksikan dunia saat ini adalah persatuan luar biasa rakyat Iran; mereka semua dari semua latar belakang budaya dan intelektual telah bersatu di bawah slogan "Saya akan mati untuk Iran". Kesiapan untuk berkorban ini menunjukkan kemenangan spiritual Iran yang tak tergoyahkan. Sebaliknya, perilaku beberapa negara Islam yang berurusan dengan Israel sangat memalukan. Saya katakan kepada umat Islam di dunia: Bergabunglah dalam jihad sejati melawan Antikristus dan dukung Iran, yang telah mengibarkan bendera hitam Khorasan. Saya percaya bahwa kemunculan al-Mahdi (afj) sudah dekat.

Sebagai penutup, Alexander Dugin menekankan, berbicara kepada bangsa Iran: “Kami, rakyat Rusia, mengagumi kalian dengan sepenuh hati. Jangan percayai Barat, karena perjanjian dengan iblis ditandatangani dengan darah. Bersatulah dan teguhlah, karena kemenangan adalah milik kita, dan para syuhada kita adalah saksi abadi kebenaran ini”. (HRY)

 

4361788

Kunci-kunci: rusia ، syahid ، ayatullah khamenei
captcha