IQNA

Husein Fardiy Memang Punya Gaya Khas Dalam Qiraah

7:20 - August 18, 2007
Berita ID: 1572621
Shalahuddin Anwar Karto:Peserta Iran menunjukkan adanya peningkatan setiap tahunnya, khususnya Husein Fardiy yang meriah juara pertama membawakan qiraan dengan gaya yang khas
Shalahuddin peserta dari Indonesia dalam MTQ di Tehran dalam wawancaranya dengan Iqna menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa suara dan lagu yang dibawakan oleh para peserta dari Iran secara umum adalah sangat inovatif dan menarik. Peserta yang hafal Al Quran ini memberikan kesaksian akan kehandalan hafalan para peserta MTQ kali ini. Pemuda Indonesia yang berusia 32 tahun ini pada awalnya, yakni tahun 2000 berhasil menjadi juara pertama di bidang Tafsir pada MTQ yang diselenggarakan di Jakarta, setelah itu memberikan konsentrasinya untuk menghafal Al Quran sehingga berhasil menghafal 30 juz. Berkenaan dengan digantikannya lomba menghafal dengan penulisan makalah, menurutnya makalah ditulis oleh peserta dengan bahasanya sendiri kemudian diterjemahkan ke dalam Persia atau Arab, konsekuensinya penulis tidak tahu menahu tentang hasil terjemahan yang kemudian dinilai oleh team juri, jadi sangat mungkin adanya faktor distorsi dari para penerjemah. Karto menjelaskan tentang metode menghafal Al Quran di Indonesia dengan mengatakan, bahwa pada umumnya mereka terlebih dahulu belajar qiraah dan setelah mahir baru mulai menghafal. Khusus anak-anak biasanya memulai hafalan dari juz tiga puluh dan surat-surat pendek, tambahnya. Shalahudin menganggap kemajuan tekhnologi seperti Komputer bisa membantu mempercepat anak-anak untuk menghafal dan belajar Al Quran dengan berbagaio program seperti game Qurani. Pada akhir wawancaranya dia menyampaikan pengalaman pertamanya ke Iran dan berintieaksi denga budaya Iran yang menurutnya satu hal yang tak kan terlupakan. 155171
captcha