Iqna merilis dari Kantor Bertia Resmi Palestina, bahwa Majdu, kepala penjara Israel memberikan sangsi berupa pukulan kepada 17 orang tawanan karena mereka membaca Al Quran di dalam penjara.
Selain pukulan para tawanan yang kedapatan membaca Al Quran itu dipisahkan satu sama lain dan dikurangi jatah makanan yang telah menjadi hak mereka.
Beberapa waktu yang lalu polisi Israel juga selalu memeriksa ke dalam penjara untuk mencari tawanan yang membaca Al Quran. Mereka yang didapati membaca Al Quran langsung mendapatkan hukuman dan Al Qurannya dirampas dan disobek-sobek.
162392