Loka Karya seputar Al Quran, Asbabun Nuzul, Kemukjizatan secara sains dan Kefasihan bahasanya diselenggarakan di Pusat Kajian Islam Al Fajr di Kota Manamah, Ibu kota Bahrain.
Iqna merilis dari Surat Kabar Al Wasath yang terbit di Bahrain, bahwa Umar Abdul Kafi, seorang peneliti Al Quran dan Muballig Bahrain adalah salah seorang yang mengisi dalam loka karya tersebut. Beliau menyampaikan firman Allah yang berbunyi "Wa Ja'alnahu Quranan Arabiyyan" (dan Kami jadikan Al Quran ini berbahasa Arab) yang menjelaskan, bahwa metode penyampaian Al Quran dalam dengan kefasihan bahasa dan kecocokannya dengan Asbabun Nuzul.
Menurutnya, dengan metode tersebut maka Al Quran telah menjadi berbeda dengan kitab samawi lainnya.
Selain itu Al Quran juga menggunakan menyampaikan nilai-nilai yang akan diajarkan dengan kisah dan cerita-cerita yang juga mempermudah bagi para hamba Allah yang saleh untuk menghafal dan menyerap makna dan kandungannya, tegasnya.
Acara ini dilakukan setelah didirikan Pusat Kajian Islam Al Fajr yang bertujuan untuk mengajarkan ajaran Islam kepada generasi muda Bahrain dengan berbabagi metode baru di bidang ilmu-ilmu Al Quran, Sejarah dan Hadits-Hadits Nabi Muhammad saw.
Pusat Kajian Islam Al Fajr saat ini memiliki tiga divisi; budaya, pendidikan dan sosial. Divisi Pendidikan mengajarkan membaca dan menghafal Al Quran, Divisi Budaya menyelenggarakan Loka Karya, Seminar dan Pengajian kegamaan. Adapun Divisi Sosial dalam rangka membantu keluarga tidak mampu dan menyelesaikan problema ekonomi mereka.
245602