Kantor Berita Al Quran (IQNA) mengutip dari situs risalehaber, bahwa Isa Aydın, Ketua Pusat Dialog Antar Budaya di Antokia berkata, di antara tujuan dari acara ini adalah upaya untuk mengekspresikan kemadhluman Imam Husein as di hari Asyura di padang Karbala.
Di saat yang sama menurutnya symposium ini akan menjadi media pertemuan berbagai agama dan budaya dalam berbagai persamaan keyakinan dan nilai-nilai yang mereka miliki.
Acara yang diselenggarakan oleh Pusat Dialog Antar Budaya (AKADIM) telah dihadiri oleh Harun Tokak, seorang profesor teologi dan peneliti masalah-masalah keagamaan.
Dalam pidatonya beliau menyebutkan, bahwa pada peristiwa Karbala pada hakikatnya musuh-musuh Ahlul Bait telah menusukkan pisau kepada Islam dan seluruh dada kaum muslimin
Beliau juga menambahkan, bahwa mereka pun tidak memiliki rasa kemanusiaan sedikitpun sekalipun pada anak-anak keluarga Nabi (saw). Namun setelah lebih dari seribu tahun peristiwa tersebut berlalu setiap kali seorang muslim mengingat kejadian tersebut airmata akan mengalir dan hati mereka dipenuhi dengan kecintaan pada AL Husain serta kebencian pada para musuhnya.
Pada acara tersebut dibacakan beberapa ayat suci Al Quran serta lagu pujian dan narasi duka kepada para syuhada.
516165