IQNA mengutip dari situs “casafree” , bahwa Universitas Al Azhar secara resmi mengeluarkan pernyataan tersebut dan menambahkan, bahwa beralih kecara-cara seperti apa yang terjadi didekat Gereja Kota Alexandaria itu tidak memiliki tujuan lain, kecuali menghilangkan stabilitas dan persatuan nasional , karenanya tindakan tersebut sangat terkutuk.
Pada bagian lain dari pernyataan resmi itu disebutkan, bahwa untuk mencegah hal ini hendaknya umat Muslim dan Kristen berprilaku yang rasional dalam menghadapi berbagai propokasi negative dan tindakan yang akan menyebabkan perpecahan diantara dua kelompok besar yang pada akhirnya akan menyebabkan terciptanya kemunafikan diantara masyarakat.
Syeikh Ali Jum’ah seorang mufti Mesir juga mengutuk tindakan kriminal ini dan mengatakan, bahwa masyarakat Mesir hendaknya berusaha untuk tenang serta selalu menjaga persatuan nasional. Sebagaimana dirinya menyesalkan terbunuhnya orang-orang yang tidak bersalah akibat tindakan bodoh tersebut.
Pada pagi hari kemarin , dimana kondisi warga Kristen Mesir berkumpul merayakan acara Tahun Baru telah terjadi sebuah bom mobil yang meledak di depan Gereja Qiddisin kota Alexandaria Mesir yang menyebabkan terbunuh dan terlukanya sejumlah warga Muslim dan Kristen yang tinggal di kota tersebut.
722756