IQNA

Peringatan Qordhowi kepada pembunuh para demonstran di Yaman

11:56 - March 22, 2011
Berita ID: 2097806
Persatuan ulama muslim internasional mengutuk para pembunuh demonstran Yaman, menurutnya tuntutan masyarakat negara ini dan mengumumkan solidaritas persatuan ini dengan para pengunjuk rasa dan menguatkan tuntutan mereka.
Laporan IQNA mengutip dari situs Al Kaustar: persatuan internasional ulama muslim yang dibawah pimpinan Yusuf Qordhowi, dia mengingatkan pemerintahan umat islam Karena pembunuhan para pengunjuk rasa. Dengan keluarnya penjelasan pembelaannya atas tuntutan dan desakan rakyat Yaman mengumumkan dan menulis: sampai kapan saja ketika rakyat Yaman berunjuk rasa dengan damai dan jauh dari kejahatan maka mendapat pengokohan dan hak-hak kemanusiaan, serta mereka juga menerima unjuk rasa tersebut, persatuan ulama muslim internasional menyatakan solidaritasnya pada mereka sampai terealisasinya dengan sempurna tuntutan hak-hak mereka. Begitu juga dalam menghadapi kejahatan dan penyerangan terhadap para pengunjuk rasa umat Islam yang sampai saat ini telah banyak yang terluka dan terbunuh maka persatuan ulam muslim internasional ini mengutuk dan menyatakan kekhawatirannya terhadap situsai internal Yaman. Persatuan ulama internasional melanjutkan bahwa perbuatan menyemprotkan tembakan gas beracun kepada para pengunjuk rasa merupakan kriminalitas terhadap hak-hak kemanusiaan dan menyalahi kemanusiaan dan para pengunjuk rasa Yaman dengan sabar dan tegas akan melanjutkan protes damai sehingga dengan ini akan terealisasi dengan sempurna tuntutan dan desakan mereka, dan mereka juga menjauhi hal-hala yang akan mengakibatkan pertumpahan darah rakyat yang tak bersalah, menjaga harta mereka dan menampakkan nilai-nilai keislaman kepada dunia, juga terhadap saudara-saudar mereka di Mesir hendaknya menjauhi apa saja yang menjadi perantara kejahatan. Para aparat keamanan Yaman mereka telah melakukan hari-harinya dengan serangan kepada sejumlah pengunjuk rasa di lapangan Taghyir kota Shan’a ibu kota Yaman, sejumlah dari mereka telah terbunuh dan kurang lebih 1000 orang terluka. 765097
captcha