IQNA

Menolak Pakta Pihak Keamanan Irak dengan Amerika

4:29 - June 02, 2011
Berita ID: 2132594
Imam Jum’at kota Najaf dalam khotbah Jum’atnya 27 Mei: Keberadaan pasukan Amerika di Irak tidak menjamin dapat membantu menjaga keamanan negara Irak, karenanya kesepakatan pasukan kemanan Irak dengan Amerika tidak dapat diperpanjang.
IQNA mengutip dari situs “alqubanchi”: Hujjatul Islam wal Muslimin sayyid Shaddruddin Qabanchi imam Jum’at kota suci Najaf, diantara bagian pidato sholat Jum’atnya kemaren di Husainiyah pusat kota ini “Fathimiyah” menyampaikan pembahasan masalah-masalah internal Irak diantaranya sejumlah kesepakatan aparat keamanan negara ini dengan para penjajah Amerika antara kelompok-kelompok dan partai-partai politik Irak. Dia menambahkan: menetapnya aparat kemanan Amerika di Irak tidak akan membantu menjaga keamanan negara ini dan kesepakatan aparat keamanan Irak dengan Amerika tidak dapat diperpanjang. Dalam lanjutan khotbahnya dia menekankan akan pentingnya usaha untuk memenuhi tuntutan dan hak-hak yang sah bangsa Bahrain, Libiya, Yaman dalam kebangkitan masyarakat daerah dan dia mengatakan: Krisis di Yaman, Bahrain, dan Libiya tetap banyak dan system pemerintah yang berlaku di Bahrain mengabaikan tuntutan rakyat negara ini. Imam Jum’at Najaf menambahkan: “Muammar Qadafi presiden diktator Libiya, kebangkitan negara ini akan tumbang, dan akan mengabaikan tuntutan rakyat. Dia juga menegaskan: Presiden Yaman juga menekankan untuk tetap dilapangan, dan rencana dewan bersama teluk Persia telah gagal untuk menyelesaikan krisis negara ini. Akhirnya Qobanchi juga menegaskan: para penguasa tiran dan zalim akan jatuh dan bangsa yang revolusioner harus mencapai kebebasan dan hak-hak yang sah. 799407
captcha