IQNA

Ajaran Agama Dapat Menyelesaikan Persoalan Masa Kini

9:04 - September 12, 2011
Berita ID: 2185458
Ajaran agama yang berbeda dan secara umum berasal dari Asia, dapat menyelesaikan berbagai persoalan dunia masa kini dan mengakhiri segala bentuk kezaliman.
IQNA melaporkan, Wakil Ketua Parlemen Afganistan, Muhammad Izadyar dalam acara pembukaan konferensi agama internasional 'Dialog antar Agama dan Budaya se-Asia’ mengungkapkan hal ini, mengatakan bahwa Asia adalah tempat kelahiran agama-agama dan budaya.” Dia menambahkan bahwa pemahaman agama dan keyakinan keagamaan dapat menyelamatkan manusia dari dekadensi dan transendensi serta menciptakan ketenangan bagi masyarakat. Jika kolonialisme dan eksploitasi di dunia saat ini memiliki kesalahpahaman budaya dan agama. Pemahaman agama membantu untuk memperkuat keamanan masyarakat manusia, sementara hari ini kita saksikan keamanan tidak tercipta. Oleh karena itu, untuk mencapai pemahaman bersama agama-agama adalah upaya untuk menghilangkan krisis ini untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan berdasarkan rasa saling menghormati. Izadiar di bagian lain sambutannya mengatakan: dialog komunitas keagamaan untuk mengubah suasana spiritual saling menghormati, mempertahankan budaya dan kelembagaan. Asia sebagai pusat agama dan budaya yang berbeda dan jika doalog antar budaya Asia ke arah yang benar, maka akan memperoleh petunjuk dan akan mengakhiri pertumpahan darah dan peperangan. Dia menambahkan: Enam puluh persen muslim tinggal di Asia, Cina dan India sebagai dua negara dengan populasi terbesar dan populasi besar muslim yang hidup damai dengan agama-agama lain. Jika saling menghormati antar umat beragama di negara-negara seperti itu tidak terwujud, maka tidak ada kepastian iman yang kita lihat sekarang. Dialog antara Islam dan agama-agama lain jalan bagi melenyapkan ekstremisme agama yang mengambil interpretasi yang salah dari ajaran Islam yang tidak mungkin. Dia menyebut arogansi global memperkenalkan Islam sebagai agama kekerasan dan kebrutalan dan melalui dialog antar agama, maka warga muslim harus lebih memperhatikan penyelenggaraan pertemuan tersebut, untuk mengatakan kepada dunia bahwa Islam adalah agama perdamaian dan ketenangan. Apresiasi Izadiar atas upaya Iran untuk mengembangkan perdamaian yang berkelanjutan antar umat agama yang berbeda dan menegaskan, “Sangat senang menjadi tuan rumah dalam pertemuan antar Lembaga Kebudayaan Islam Iran dan memelopori perdamaian, integrasi agama dan budaya.” 858539
captcha