Gerakan Perlawanan Islam Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan, mengutuk aksi teror terhadap mantan presiden Afghanistan, Burhanuddin Rabbani.
IQNA mengutip laporan dari surat kabar al-Intiqad terbitan Lebanon, Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan teroris yang menargetkan para pemimpin Islam dan terakhir pemimpin Islam terkemuka, Burhanuddin Rabbani merupakan korban dari konspirasi terorisme. Ia adalah mantan Presiden Afghanistan dan Dewan Tertinggi Perdamaian Afganistan.
Hizbullah Lebanon menyatakan aksi teror terhadap Burhanuddin Rabbani sebagai musibah besar bagi umat Islam dan dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam hal ini, Wakil Pemimpin Dewan Islam Tertinggi Syiah Lebanon, Ayatullah Abdul Amir Qiblan dalam pertemuannya dengan delegasi Iran di Lebanon menyatakan bahwa mengutuk aksi teror terhadap Buhanuddin Rabbani dan itu tidak dapat diterima aksi pembunuhan tersebut.
Ayatullah Qiblan menegaskan, aksi terorisme adalah bertentangan dengan norma-norma agama dan kemanusiaan yang tidak sesuai dengan akal dan hati nurani. Karena itu, tujuan dari para pelaku adalah berupaya untuk memecah belah persatuan dan stabilitas di Afghanistan.
866138