Musthafa Abdul Jalil, ketua majlis Nasional Transisi Libiya mengumumkan, bahwa Muammar Qadhafi kami kuburkan di sebuah tempat yang dirahasiakan sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Tertinggi Fatwa Libiya
IQNA mengutip dari surat kabar Al Quds Al Arabi cetakan London: Dewan Transisi Nasional Libiya mengumumkan: jasad Muammar Qadhafi diktator yang telah ditumbangkan Libiya hari ini dimakamkan di sebuah tempat yang dirahasiakan di negara ini sesuai fatwa yang dikeluarkan oleh dewan tertinggi.
Kabarnya, jasadnya Qadhafi dan putranya Mu’tasham dan Abu Bakar Yunus Jabir mantan menteri pertahanan tersebut terungkap di Mishroteh, kemaren pada 24 Oktober dengan alasan pembusukan dan kerusakan maka dipindahkan dengan menggunakan truk kesebuah tempat yang dirahasiakan, dan bau badan sehingga mereka dapat mempertahankan dan melihatnya.
Syekh Shodiq Al Ghoryani mufti Libiya, sebelum keluarnya fatwa menyolatkan jenazah Muammar Qadhafi diktator yang ditumbangkan Libiya hanya dibolehkan untuknya keluarganya dan mengumumkan: umat muslim, ulama, para imam masjid tidak boleh melaksanakan sholat jenazah Qadhafi karena secara jelas dia adalah kafir, mengingkari sunnah Nabi, perbuatannya dan akhlaknya bertahun-tahun telah tampak pada pemerintahannya bahwa dia telah dikeluarkan dari Islam.
Mufti Libia memperbolehkan pemakaman jasad Qadhafi di pemakamam umat Muslim dengan cara yang dirahasiakan dan menekankan agar tidak sampai terjadi fitnah diantara orang-orang Libia dan berubahnya intrik diktator ini dipemakaman.
Sementara itu ketua Dewan Lembaga Transisi Libiya kemaren pada pernyataan konfrensi persnya Islam adalah sumber undang-undang di Libiya dan dia juga menekankan: sebagai salah satu ketentuan konstitusi interim bahwa Libiya siap untuk transisi pada konstitusi Libiya berdasarkan islam sebagai undang-undang pokok Libiya.
Musthafa Abdul Jalil juga menegaskan: pemerintahan transisi yang baru akan dibentuk dua minggu mendatang dan kurang dari satu bulan.
886881