IQNA

Islamophobia Barat Adalah Faktor Kerusuhan Myanmar

9:10 - June 13, 2012
Berita ID: 2345732
Tim Internasional: Perkembangan pesat umat Islam dunia, khususnya pasca fenomena kebangkitan Islami di Timur Tengah, membuat Barat tak bisa tinggal diam. Misi Islamophobia Barat adalah faktor kerusuhan yang terjadi di Myanmar akhir-akhir ini.
Kasus penyerangan orang-orang Buda terhadap warga Muslim di beberapa kota di Myanmar begitu menggemparkan hingga Tin Sin, presiden Myanmar, memutuskan agar rumah-rumah penduduk Muslim dikosongkan dan warga dievakuasi, serta menangkap sebagian pelaku yang terbukti berperan dalam aksi kerusuhan tersebut. Meskipun evakuasi tersebut dianggap pemerintah sebagai bentuk pembelaan terhadap umat Islam, namun mereka tetap mencurigai Muslimin Myanmar sebagai ancaman bagi negara, apa lagi kebanyakan dari mereka adalah para imigran ilegal Bangladesh. Meskipun Myanmar telah merdeka dari jajahan Britania jauh setelah Perang Dunia Kedua, namun sampai saat ini masih saja terpengaruhi dengan siasat Barat dan Inggris, khususnya dalam masalah pembatasan terhadap umat Islam negara itu. Jelas misi Islamophobia Barat berdampak nyata di Myanmar, yang salah satu contohnya adalah kerusuhan yang baru saja terjadi. Myanmar tak beda dengan beberapa negara Arab dan Afrika yang tidak berlandaskan sistim demokrasi, yang mana fenomena-fenomena seperti ini dapat mengancam negara. Oleh: Sayid Behzad Akhlaki 1028438
captcha