Berdasarkan data statistik yang dilaporkan, pencetakan Qur'an Muhammad Assadis di tahun 2011 mencapai jumlah sebanyak empat ratus tujuh puluh enam ribu delapan ratus jilid, yang kemudian dibagi-bagikan ke perwakilan-perwakilan lembaga wakaf Islami Maroko.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa lebih dari lima puluh ribu masjid berada di negeri itu dan mereka memiliki kebutuhan yang tinggi dalam mencetak dan menyebarkan Al-Qur'an.
Muhammad Yusuf, pimpinan tertinggi Dewan Musyawarah Ilmiah Maroko dalam pertemuan yang bertema "Al-Qur'an, Kriteria dan ketentuan" menyatakan: "Maroko tidak diragukan adalah umat Qur'an, dan umat yang memegang bendera Al-Qur'an untuk kehidupannya."
Hamid Hamdani, pimpinan Lembaga Pencetakan dan Penerbitan Qur'an Muhammad Assadis juga mengatakan: "Al-Qur'an memiliki kedudukan yang istimewa bagi rakyat kita."
Pertemuan tersebut membahas pentingnya standar penulisan dan seni dalam pencetakan Al-Qur'an yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dan teknis.
Sumber: Hespress
1036040