IQNA

6:15 - July 13, 2015
Berita ID: 3327283
MALAYSIA (IQNA) - Najib Tun Razak, Perdana Menteri Malaysia dalam acara pembukaan operasional pembuatan markas besar percetakan dan publikasi Al-Quran kedua di negara ini mengabarkan rampungnya pembuatan dan peluncuran markas ini selama 18 bulan mendatang.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari situs NST, markas ini dibangun dengan topik Lembaga Publikasi Al-Quran, di kota Putrajaya - Malaysia.
Perdana Menteri Malaysia, selain berpartisipasi dalam acara pembukaan operasional pembuatan Lembaga Publikasi Al-Quran, juga membuka satu kotak wakaf guna membeli kertas percetakan untuk produksi naskah Al-Quran.
Diperkirakan anggarannya mencapai 21 juta Dollar untuk pembuatan Lembaga Publikasi Al-Quran, yang mencakup pembuatan bangunan lembaga serta pembelian mesin-mesin percetakan dan penyampulan.
Najib Tun Razak mengintroduksikan, lembaga Al-Quran ini akan dibangun dalam dua tahap, dan programnya akan berakhir sekitar 18 bulan.
“Tahap pertama mencakup pabrik publikasi yang dilengkapi dengan mesin-mesin alat percetakan dan alat-alat terkait, yang memakan waktu sekitar 6-8 bulan,” tambahnya.
“Galeri pameran, bagian edukasi, kamar-kamar konferensi, ruang makan, galeri kujungan dari tempat-tempat percetakan dan kantor manajemen dan pelaksanaan akan siap dalam tahap kedua,” lanjutnya.
Proyek ini akan dibangun dengan dukungan pemerintah Malaysia, Kementerian Ekonomi, Kementerian Negara, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia dan Dewan Islam Kawasan Federal.
Lembaga Publikasi Al-Quran Malaysia memiliki kapasitas produksi tahunan sebanyak 3 juta eksemplar Al-Quran dan ditetapkan setiap tahunnya akan memproduksi satu juta eksemplar Al-Quran.
Terjemahan Al-Quran dalam pelbagai bahasa, seperti Inggris, Cina, Bahasa Indonesia, Thai dan Rusia juga akan dipublikasikan dalam lembaga ini.
Sedang diupayakan untuk mencetak dan memublikasikan terjemahan-terjemahan dalam bahasa Tagalog dan Tamil.

3326874

Kunci-kunci: Quran
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: