IQNA

Pemimpin Besar Revolusi:
19:39 - May 21, 2016
Berita ID: 3470392
IRAN (IQNA) - Ayatullah Sayid Ali Khamenei, sebelum Dhuhur di hadapan para tamu dan partisipan MTQ internasional mengingatkan, kita jauh dari Al-Quran, umat Islam jauh dari Al-Quran dan kehidupan serta realita-realita kehidupan kita terdapat banyak jarak dengan realita Al-Quran, kita harus mendekatkan diri kita.

Menurut laporan IQNA, para tamu dan partisipan MTQ internasional sesuai dengan agenda sebelumnya, melakukan pertemuan dengan Pemimpin Besar Revolusi Islam (Rahbar), di Husainiyyah Imam Khomeini (ra), Rabu (18/5).

Rahbar di awal statemennya mengatakan, pertemuan manis dan diharapkan, sekarang ini kita dapat manfaat dari tilawah dan para seniman Qurani, para jawara dan pemuda negara kita.

Demikian juga beliau mengucapkan selamat datang kepada para tamu dari pelbagai negara, termasuk para pengajar dan kompetitor Al-Quran.

Demikian juga, beliau menambahkan, salah satu kebaikan besar pertemuan musabaqoh Al-Quran ini adalah keakraban saudara muslim dari pelbagai negara dengan selainnya; banyak kebijakan pelbagai arogansi berupaya memisahkan kita semua dan membuat asing kaum muslim satu sama lain, bahkan mereka berusaha membuat kaum muslimain saling berhadap-hadapan. Kaum muslim harus berkinerja sebaliknya, semaksimal mungkin berupaya lebih mengakrabkan dirinya dengan selainnya.

"Salah satu solusinya adalah pembentukan pertemuan semacam ini; Al-Quran adalah poros dan tolok ukur, Al-Quran adalah persamaan umat muslim dan Al-Quran adalah karunia besar Ilahi untuk semua kaum muslim,” imbuhnya.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengingatkan, salah satu keberkahan pertemuan ini adalah para remaja kita, masyarakat dari pelbagai tingkatan menemukan keakraban dengan Al-Quran, kita jauh dari Al-Quran, umat Islam jauh dari Al-Quran, kehidupan kita dan realita kehidupan kita memiliki banyak jarak dengan realita-realita Al-Quran, kita harus mendekatkan diri kita.

Di bagian lain beliau mengungkapkan, ironisnya sebagian pemerintah Islam telah mengkhianati rakyatnya sendiri, sebagian pemerintah Islam telah mengkhianati umat Islam dan menyiapkan ranah masuknya Amerika; ini adalah bencana umat muslim saat ini.

Demikian juga Pemimpin Besar Revolusi menegaskan, adapun tugas dan kewajiban semua umat Islam adalah berjuang untuk pencerahan dan pencerahan ini adalah jihad.

http://iqna.ir/fa/news/3499266

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\