IQNA

21:44 - February 23, 2017
Berita ID: 3471051
PAKISTAN (IQNA) - Konferensi besar membela tempat ziarah dan pusara para wali diselenggarakan di Sehwan Sharif, propinsi Sindh Pakistan, dengan dihadiri sejumlah partai dan para ulama Syiah dan Ahli Sunnah, Kamis (23/2).

Menurut laporan IQNA dari Pakistan, pasca pembunuhan masal Syiah dan Ahli Sunnah di tempat Ziarah Sehwan Sharif (makam Usman Marandi) di Pakistan, majlis persatuan muslim propinsi Sindh dengan mengkritik pedas kinerja pemerintah terhadap markas dan sekolah-sekolah takfiri, juga mengumumkan mereka sebagai penanggung jawab insiden tersebut.

Maulana Maqsood Ali Domki, sekjen majlis persatuan muslim (MWM) propinsi Sindh mengatakan, pemerintah dengan adanya kesadaran atas sekolah dan sejumlah markas yang mendakwahkan untuk kelompok takfiri, sama sekali tidak menunjukkan reaksi dan sejumlah insiden seperti Sehwan Sharif terjadi dikarenakan pengabaian pemerintah.

Maulana Maqsood Ali Domki menambahkan, ironisnya pemerintah tidak menunjukkan reaksi serius terhadap takfiri, bahkan di dalam pemerintahan sendiri terdapat orang-orang yang berkoordinir dengan para ekstremis tersebut.

Ia mengumumkan, konferensi besar membela tempat-tempat ziarah dan pusara para wali diselenggarakan Kamis (23/2) di Sehwan Sharif, Sind, dengan dihadiri sejumlah partai dan para ulama Syiah dan Ahli Sunnah.

Dalam serangan teroris terbaru ke Ahli Sunnah dan komunitas Syiah Pakistan pada Kamis lalu (16/2), yang telah menewaskan 90 orang dan melukai 150 lainnya, ISIS yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Para kritikus pemerintah berkeyakinan pemerintah Islamabad tidak dapat menghalau aktivitas-aktivitas teroris kelompok Ahli Sunnah ekstrem terhadap Ahli Sunnah dan kelompok Syiah.

http://iqna.ir/fa/news/3577057

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\