IQNA

23:46 - February 25, 2017
Berita ID: 3471055
MYANMAR (IQNA) - Organisasi Amnesty Internasional dalam laporan tahunannya terkait kondisi HAM di dunia, mengecam operasi pembersihan etnis di Myanmar.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari situs Arakan, dalam laporan tahunan organisasi Amnesty Internasional dengan topik kondisi HAM di dunia dikemukakan, ribuan masyarakat Rohingya yang sampai sekarang tidak mendapatkan kewarganegaraan, akibat operasi pembersihan etnis di Myanmar akan terusir dari tanah dan tempat tinggalnya.

Organisasi Amnesty Internasional menegaskan, organisasi ini demikian juga mendapatkan berita-berita tentang pembunuhan ilegal masyarakat Rohingya, penembakan para warga sipil, penganiayaan, dan penangkapan sewenang-wenang mereka.

Dalam laporan tersebut dikemukakan, media-media terkait pemerintah Myanmar juga memublikasikan sebuah makalah, bahkan tidak mengindahkan kemanusiaan masyarakat Rohingya, dimana metode ini amatlah mengkhawatirkan.

Dalam laporan tahunan organisasi Amnesty Internasional, yang terkait kondisi HAM di dunia dalam tahun 2016 -2017 M, dipaparkan analisis komprehensif tentang kondisi HAM di pelbagai kawasan dunia, yang mencakup 51 negara.

Minoritas muslim Rohingya di Arakan sejak beberapa bulan lalu mendapat serangan brutal para militer dan milisi ekstremis Buddha, dimana akibat serangan tidak manusiawi ini sampai sekarang ribuan masyarakat Rohingya kabur ke Bangladesh.

http://iqna.ir/fa/news/3577652

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\