IQNA

15:47 - September 17, 2019
Berita ID: 3473440
MALAYSIA (IQNA) - Dua partai oposisi Malaysia di penghujung pertemuan bersama yang diadakan di Kuala Lumpur, menekankan perlunya memperkuat kedudukan Islam di Malaysia dan untuk melindungi hak-hak minoritas.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Aljazeera, pada akhir pertemuan bersama kedua partai, yang diadakan di Kuala Lumpur, dua organisasi, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Islam Se-Malaysia (PAS), pada akhir pertemuan bersama, berkomitmen untuk menjalankan konstitusi dasar Negara ini, khususnya, menjaga hak-hak mayoritas Melayu dan memperkuat kedudukan Islam di negara ini.

Kedua partai ini, yang mewakili Muslim Malaysia, percaya bahwa kepentingan mayoritas terancam oleh keputusan pemerintah atas penguasaan etnis keturunan China dan Hindu.

Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, kepala Partai UMNO, mengatakan pada acara penandatanganan MoU, yang dihadiri oleh ribuan anggota dua kelompok ini, bahwa alasan ketegangan saat ini dengan pemerintah adalah tidak adanya pemimpin yang berani, kompeten dan layak Malaysia.

Dato' Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi Awang, pemimpin Partai PAS juga mengatakan: Terlepas dari perselisihan masa lalu, Partai Islam dan Partai UMNO telah mencapai banyak kesamaan dan sejak saat itu, perpecahan sengit antara kedua partai akan berakhir.

Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohamad memimpin koalisi dalam pemilihan umum tahun lalu yang meraih kemenangan bersejarah dalam pemilihan tersebut. Koalisi ini mampu menjatuhkan koalisi pemerintah Negara ini, yang memerintah Malaysia selama enam dekade, setelah tereksposnya korupsi, tetapi pemerintah Mahatir Mohamad terpaksa menunda banyak rencana reformasi karena reaksi kekerasan dari populasi oposisi dan perwakilan konservatif Malaysia.

 

http://iqna.ir/fa/news/3842240

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\