IQNA

Ketua Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam:
21:27 - October 02, 2019
Berita ID: 3473484
IRAK (IQNA) - Ketua Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam pada acara penutupan Arbain International Award Kelima mengungkapkan, penghargaan itu diberikan dalam tiga bagian; fotografi, film dan perjalanan, dengan 11 negara dipilih dalam lomba ini.

Menurut laporan IQNA, acara penutupan Arbain International Award Kelima diselenggarakan pada Selasa (1/10) dengan dihadiri Wakil pertama Presiden, Isaac  Jahangiri, Seyed Abbas Salehi, Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam, Abuzar Ebrahimi Turkaman, Kepala Organisasi Kebudayaan Islam dan Komunikasi, dan sekelompok duta besar serta perwakilan negara-negara Islam di organisasi ini dan di situ  para juara diberikan penghargaan dalam tiga bagian: foto, film, dan safarnameh (catatan perjalanan.)

Ketua Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam adalah pembicara pertama di acara tersebut, dan dengan mengisyaratkan bahwa Imam Husein (as) mengorbankan segala yang dimilikinya demi cinta kepada Tuhan, mengatakan: Tuhan memberikan semua kepada Imam Husein karena Imam Husein, apa pun yang dimilikinya, ia korbankan demi Tuhan. Imam Husein memiliki cinta untuk Tuhan yang cinta abadi dan tetap abadi di semua adegan Karbala.

Abuzar Ebrahimi Turkaman menambahkan: Imam Husein (as) mempersembahkan dunia, harta miliknya, dan segalanya untuk menyelamatkan generasi mendatang dari ketidaktahuan dan pada hari Asyura, beliau menampilkan berbagai kebajikan.

Seorang anggota Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan menambahkan: tentang riwayat "Husein Minni wa Ana min Husein" yang yang disebutkan dalam setidaknya 10 sumber Ahlusunah, salah satu masalah yang diangkat adalah masalah Ahabballah man Ahabba Husainan (Allah mencintai orang yang mencintai al-Husein), dimana mereka mengatakan, ikhbar ataukah insya’? yang menurut indikasi bagian pertama dari riwayat ini, para ulama mengatakan bahwa itu adalah ikhbar dan bukan insya’.

Di bagian lain dari sambutannya, Ebrahimi Turkaman menyatakan bahwa "cinta akan membimbing manusia dari melihat diri ke melihat Tuhan dan mengungkapkan, melihat orang lain atau cinta kepada fisik adalah satu sisi. Namun jika cinta itu dua sisi, sisi satunya abadi ataukah tidak. Cinta abadi adalah cinta kepada Allah, sebagaimana yang telah disebutkan dalam Alquran, “Tunfiquu mimma Tuhibbuun.”

Ia menambahkan bahwa Sekretariat Arbain International Award menyambut para peserta dari 19 negara, termasuk Azerbaijan, Afghanistan, Indonesia, Italia, Abran, Bahrain, Pakistan, Turki, Zimbabwe, Singapura, Irak, Oman, Ghana, Kuwait, Kongo, Lebanon, Myanmar dan India, dimana pada periode ini 11 negara memiliki karya yang dipilih.

Arbain International Award, yang diprakarsai oleh Organisasi Kebudayaan dan Komunikasi Islam, sejauh ini telah diadakan dalam lima putaran dengan pendekatan internasional dan partisipasi lembaga-lembaga aktif di bidang Arbain. Pelaksanaan Fatemeh Ebadi, seniman program Ashre Jadidi, dengan tema "Longmarch Arbain", launching poster putaran keenam Arbain International Award dan penyelenggaraan pameran karya-karya terpilih dari periode ini dan acara masa lalu termasuk program-program sampingan dari acara penutupan Arbain International Award kelima ini.

 

http://iqna.ir/fa/news/3846351

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\