IQNA

19:19 - June 12, 2020
Berita ID: 3474301
TEHERAN (IQNA) - Setelah Indonesia, pejabat Malaysia juga mengumumkan bahwa warganya tidak akan diberangkatkan haji tahun ini.

Al-Jazeera melaporkan, Malaysia memberangkatkan puluhan ribu peziarah ke Arab Saudi setiap tahun.

Tetapi Zulkafli Mohamad al-Bakri, menteri urusan agama negara itu, mengatakan kemarin bahwa Malaysia telah memutuskan untuk melarang warganya melakukan perjalanan ke Arab Saudi demi melakukan ritual haji tahun ini karena bahaya virus corona dan tidak adanya vaksin. Langkah ini diambil mengikuti keputusan tetangga Indonesia.

“Saya berharap para jemaah akan terus bersabar dan menerima keputusan ini,” kata Zulfakli pada konferensi pers yang disiarkan di televisi nasional.

Muslim Malaysia mungkin sedang mengantri hingga 20 tahun untuk diberangkatkan haji karena sistem kuota yang disepakati negara itu dengan Arab Saudi.

Dalam pernyataan terpisah, dewan Tabung Haji mengatakan keputusan itu akan membatalkan pengiriman 31.600 orang yang dijadwalkan akan berangkat haji tahun ini.

Malaysia sejauh ini melaporkan 8.369 kasus penyakit corona, dimana 118 di antaranya meninggal.

Pekan lalu, Indonesia, negara Islam terpadat di dunia, mengumumkan bahwa tidak akan memberangkatkan warganya untuk haji tahun ini.

Demikian juga, beberapa tetangga Asia Tenggara Malaysia lainnya, termasuk Singapura, Kamboja, Thailand dan Brunei, juga membatalkan ibadah haji tahun ini.

Sekitar 2,5 juta jemaah haji dari seluruh dunia melakukan perjalanan ke Mekah dan Madinah untuk haji selama seminggu, dan haji adalah sumber pendapatan yang signifikan bagi Arab Saudi. (hry)

 

3904394

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\