IQNA

10:08 - June 20, 2020
Berita ID: 3474325
TEHERAN (IQNA) - Kementerian Urusan Islam Arab Saudi telah mengumumkan waktu untuk pembukaan kembali masjid-masjid di Mekah guna menerima jamaah salat sesuai dengan menjaga protokol kesehatan.

Situs RT melaporkan, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi mengumumkan bahwa masjid-masjid di Mekah akan membuka pintu-pintunya untuk menerima para jamaah mulai Minggu depan (21 Juni) sesuai dengan protokol kesehatan.

Cabang kementerian di Mekah telah mendisinfeksi 1.560 masjid di kota itu dan bersiap untuk menerima jamaah salat subuh pada hari Minggu depan setelah penutupan tiga bulan.

Tindakan pencegahan yang akan dilakukan di masjid-masjid diantaranya adalah penggunaan sajadah sekali pakai, menjaga jarak antara baris, dan demikian juga menjaga jarak antara jamaah.

Staf Masjid juga menggunakan kunci kesehatan untuk membuka dan menutup pintu serta menghidupkan dan mematikan lampu dan perangkat elektronik tanpa menyentuhnya.

Pelaksanaan proyek-proyek sosial sukarela terus berlanjut di masjid-masjid Mekah dengan partisipasi berbagai badan amal untuk menjalankan tindakan-tindakan pencegahan, termasuk pemasangan poster yang berisi rekomendasi untuk jaga jarak antara jamaah dan bagaimana menggunakan Alquran.

Tiga minggu lalu, Raja Salman, Raja Arab Saudi memerintahkan masjid-masjid di negara itu untuk dibuka kembali pada 21 Mei selama 20 hari dengan menjaga tindakan pencegahan; Namun, salat berjamaah di dua tempat suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) diadakan dengan jumlah jamaah yang terbatas. (hry)

Pengumuman Waktu Pembukaan Kembali Masjid-Masjid Mekah

Pengumuman Waktu Pembukaan Kembali Masjid-Masjid Mekah

Pengumuman Waktu Pembukaan Kembali Masjid-Masjid Mekah

Pengumuman Waktu Pembukaan Kembali Masjid-Masjid Mekah

3905558

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\