IQNA

11:16 - July 27, 2020
Berita ID: 3474436
TEHERAN (IQNA) - Muslim India, khususnya di kota Hyderabad, dengan penyebaran corona telah menggunakan metode-metode online untuk penyembelihan bertepatan dengan Idul Adha.

Kashmir Monitor melaporkan, karena pandemi corona di Hyderabad, India tahun ini, tidak perlu mencari tukang daging dan khawatir membersihkan rumah untuk membeli hewan untuk dikorbankan.

Idul Adha ini akan berbeda untuk umat Islam di Hyderabad dan bagian lain di Telangana karena kebanyakan dari mereka mengikuti tradisi pengorbanan saat di rumah.

Penjual ternak, termasuk domba dan kambing, membeli pengorbanan untuk para pemohon dan menyembelih hewan, serta mengirimkan daging ke rumah mereka atau mendistribusikannya kepada orang miskin dan membutuhkan atas permintaan pembeli.

Idul Adha, juga dikenal sebagai Bakrid di subbenua India, dijadwalkan jatuh pada 1 Agustus (Sabtu) dalam banyak hal berbeda dari sebelumnya.

Ketika penyebaran corona berlanjut di propinsi ini dan Hyderabad tetap menjadi sumber utama penyakit ini, sebagian besar Muslim mendapat manfaat dari layanan yang diberikan oleh para penjual, LSM, organisasi sosial keagamaan dan beberapa hauzah ilmiah.

Kebanyakan orang menolak pergi keluar untuk membeli ternak atau berkorban di rumah. Mereka tidak ingin membahayakan kesehatan mereka dengan berkumpul atau mengundang tukang daging untuk menyembelih hewan itu.

Farooq Ahmad, seorang pekerja sosial di daerah Toli Chowki yang mengorganisir "korban berkelompok" setiap tahun, mengatakan bahwa kali ini kelompoknya bekerja dengan berbagai orang, termasuk tukang daging, untuk membantu mereka yang ingin berkorban atau berkontribusi dalam hal ini.

“Yang harus dilakukan semua pemohon adalah menghubungi kami dan membayar. Tapi kami melakukan pekerjaan menyembelih dan mengepak daging serta mengirimkannya ke pelanggan,” ucapnya.

Farooq Ahmad mengutip para cendekiawan agama yang mengatakan bahwa program tiga hari yang istimewa ini adalah kesempatan untuk memperingati pengorbanan besar Nabi Ibrahim (as), yang bermaksud untuk mengorbankan putranya Ismail atas perintah Tuhan.

Dia percaya bahwa dengan solusi virtual ini, orang sekarang telah mendapatkan kepercayaan diri mereka. Individu dan organisasi seperti itu lebih meyakinkan orang-orang dengan tukang daging profesional yang lebih memprioritaskan pengujian corona. (hry)

 

3912674

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\