IQNA

14:45 - December 14, 2020
Berita ID: 3474863
TEHERAN (IQNA) - Direktorat Jenderal Masjidil Haram telah menggunakan sejumlah pengkhotbah yang fasih dalam 21 bahasa dunia untuk hadir di Masjidil Haram dan menjawab pertanyaan para jemaah Baitullah.

Sada elbalad melaporkan, Departemen Media dan Komunikasi Masjidil Haram telah memperkerjakan para penerjemah ini untuk menerjemahkan khotbah, pelajaran, fatwa, dan hal-hal dakwah lainnya.

Oleh karena itu, khotbah salat Jum'at di Masjidil Haram diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa setiap minggu, dan sekitar 5.000 jamaah di dalam masjid dan lebih dari 20.000 orang menggunakan khotbah ini melalui pengeras suara menara-menara Masjidil Haram.

“Penerjemahan dilakukan secara resmi di Masjidil Haram dan semua khotbah, pelajaran, dan pertanyaan para jamaah diterjemahkan ke dalam bahasa ibu mereka,” kata Misyari al-Mas'udi, direktur Direktorat Jenderal Penerjemahan Haram Suci Makkah.

Dia menambahkan: Para penerjemah yang fasih dalam 21 bahasa dunia, berseragam, sedang berpatroli di beranda Masjidil Haram dan tempat-tempat di mana para peziarah yang tidak berbahasa Arab berkumpul dan menanggapi para peziarah.

Al-Mas’udi melanjutkan: Khotbah salat Jum'at juga diterjemahkan ke dalam 5 bahasa yang hidup di dunia, yaitu Inggris, Urdu, Melayu, Persia dan Perancis. (hry)

 

3940742

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\