IQNA

5:46 - July 26, 2021
Berita ID: 3475557
TEHERAN (IQNA) - Konferensi Internasional ke-6 “Lembaga Fatwa di Era Digital: Tantangan Pembangunan dan Mekanisme Kerjasama” akan dihadiri oleh 85 negara dengan tuan rumah Dar al-Ifta Mesir.

IQNA melaporkan seperti dilansir alwafd.news, Ibrahim Najm, Penasihat Mufti Mesir, menyatakan bahwa konferensi akan fokus pada pentingnya era digital dan dampaknya terhadap lembaga fatwa, pengembangan infrastruktur teknis untuk memasuki era digital dan dukungan untuk teknologi digital yang ada di lembaga fatwa dan penyebaran di antara anggota Sekretariat Jenderal dan lembaga-lembaga fatwa di dunia.

“Konferensi yang akan dilaksanakan pada 2 dan 3 Agustus 2021 ini akan dihadiri oleh delegasi dari sekitar 85 negara yang mewakili Mufti Besar, menteri dan tokoh masyarakat, serta rombongan pemuka agama dan perwakilan Dar al-Ifta di seluruh dunia,” tambah Najm.

Arab Saudi, Yordania, Lebanon, Palestina, UEA, Irak, Republik Azerbaijan, Aljazair, Sudan, Nigeria, Guinea, Uganda, Rwanda, Pakistan, India, Yaman, Malaysia, Indonesia, Rusia, Polandia, Australia, Amerika Serikat, Kazakhstan, Kroasia, Yunani, Bosnia dan Herzegovina, Chechnya, Komoro dan Belanda akan menjadi partisipan dalam konferensi tersebut.

Konferensi ini diharapkan diakhiri dengan sesi penutupan, beberapa workshop dan pengeluaran pernyataan akhir.

Pada konferensi tersebut juga diadakan workshop edukasi dengan tema “Fatwa dan era digital: Bagaimana memasuki dan menguasai lapangan”, workshop lain tentang pemaparan hasil statistik dari Konferensi Fatwa Dunia tahun 2020/2012 dan workshop akhir dengan tema Pendidikan Jarak Jauh – sebuah solusi untuk mempelajari bagaimana mengeluarkan fatwa dengan menggunakan teknologi digital, dan akan berakhir dengan launching proyek yang sedang berlangsung, launching ensiklopedia fatwa terbesar Mesir dalam ilmu-ilmu fatwa, serta launching panduan dan referensi untuk melawan ekstremisme dan penyimpangan fikih para ekstremis, serta pengumuman peraih penghargaan Imam al-Qarafi tahun ini dan wisuda sekelompok ahli hukum Rusia yang telah dilatih hingga tahap pengeluaran fatwa. (hry)

 

3986095

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\