IQNA

Wawancara IQNA dengan Pakar Malaysia Bidang Ekonomi:
6:59 - July 27, 2021
Berita ID: 3475561
TEHERAN (IQNA) - Dr Saiful Azhar Rosly mengatakan: “Pembiayaan syariah tidak dinodai dengan isu asusila (seperti riba). Namun, tantangan terbesar pembiayaan syariah adalah sistem keuangan ini tidak memiliki teori dasar dan prinsip, dan saat ini, terutama dalam pembahasan harga, pembiayaan syariah mengikuti sistem keuangan saat ini.”

IQNA melaporkan, bidang pembiayaan syariah di dunia dalam beberapa tahun terakhir dan bersamaan dengan pertumbuhan teknologi maju tidak hanya di negara-negara Islam, tetapi juga di negara-negara non-Islam dan oleh minoritas Muslim di negara-negara tersebut telah diterima dengan baik.

Hal ini menyebabkan banyak ahli percaya bahwa sistem pembiayaan Islam secara bertahap akan menjadi pesaing sistem perbankan tradisional di banyak negara, termasuk negara-negara Barat.

Di sisi lain, moralitas sistem ekonomi ini menyebabkan non-Muslim yang tidak mau menginvestasikan asetnya di daerah yang tidak bermoral menjadi nasabah sistem pembiayaan syariah.

Alasan-alasan inilah yang mendorong didirikannya lembaga penelitian di negara-negara Islam seperti Malaysia, yang melakukan investasi besar di bidang pembiayaan syariah, untuk mempelajari tantangan dan kekuatan serta kelemahan sistem pembiayaan syariah.

Dr Saiful Azhar Rosly, seorang ahli di International Centre for Education in Islamic Finance (INCEIF), berbicara kepada IQNA tentang mengapa Malaysia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya berinvestasi di bidang tersebut, dimana alasan utama sambutan ini adalah pasokan sukuk.

Dalam menanggapi tentang dukungan pemerintah di Malaysia untuk lembaga dan perusahaan yang menyediakan layanan keuangan syariah, pakar keuangan syariah tersebut mengatakan: “Di Malaysia, karena penerapan undang-undang baru (Hukum Perbankan Pusat SGPD 2019) IFSA 2013 untuk mendukung layanan keuangan syariah, area ini telah mendapat dukungan yang luar biasa dari pemerintah.

Kurangnya Teori-Teori Prinsip; Tantangan Terbesar Pembiayaan Syariah

Tentang masa depan pembiayaan Islam di dunia, Rosley mengatakan: "Jika Perbankan Islam (IB) berhenti mengumpulkan simpanan untuk memperluas pembiayaan, maka masa depan cerah." (hry)

 

3981652

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\