Iqna merilis dari surat kabar Al Wathan yang diterbitkan di Saudi Arabia melaporkan bahwa pameran tersebut bagian teks-teks Islam disponsori oleh Muhammad Abdul Latif Jamil, ketua kerukunan umat beragama dan aosiasi Islam Maroko. Adapun dengan teks Kristen disediakan oleh yayasan Katerin.
Pameran ini diselenggarakan denganb tujuan dapat memperkuat pemahaman dan kerukunan antar umat beragama. sekaligus memperkuat akar sejarah masing-masing agama.
Leyn Breiyn, ketua harian Perpustakaan Besar London beranggapan, bahwa pelaksanaan pameran semacam ini adalah sangat penting di kondisi dunia seperti sekarang ini. dia berharap dapat pula dilakukan di berbagai negara lainnya.
Di antara yang dipamerkan adalah naskah terkuno Al Quran yang ditulis dengan tulisan tangan di abad 8 masehi atau abad pertama hijriah. begitu pula beberapa lembaran Suhuf Nabi Musa dengan bahasa Suryani, Injil terkuno dan kain penutup Ka'bah yang dibuat pada abad 13 hijriah
Selain itu juga dipamerkan tiga Al Quran terkuno dari Perpustakaan Maroko dan taurat cetakan terkuno yang selama ini tersimpan di perpustakaan Besar London.