IQNA

Ayatullah Rashad:

Pernikahan Ali (as) dan Fatimah (as) Memiliki Dimensi Ontologis

11:02 - May 19, 2026
Berita ID: 3483637
IQNA - Ketua Dewan Hauzah Provinsi Teheran, dalam sebuah pernyataan pada kesempatan peringatan pernikahan Imam Ali (as) dan Sayyidah Fatimah az-Zahra (sa), menganggap peristiwa ini memiliki "dimensi ontologis" dan menekankan: "Berkah terpenting dari pernikahan ini adalah penjagaan syariat dan peletakan landasan bagi keselamatan umat manusia."

Menurut Iqna mengutip Departemen Hubungan Masyarakat Kompleks Hauzah Imam Ridha, Ayatullah Rashad, hari ini, tanggal satu bulan Dzulhijjah, dalam pidatonya pada kesempatan peringatan pernikahan Amirul Mukminin Ali ibn Abi Talib (as) dan Sayyidah Fatimah az-Zahra (as), menyatakan: Peristiwa ini tidak dapat dianggap hanya sebagai kejadian sejarah atau keluarga; melainkan, ini adalah peristiwa dalam konteks eksistensi yang memiliki "dimensi ontologis" dan harus ditafsirkan dalam sistem penciptaan.

Merujuk pada banyaknya berkah dari pernikahan ini, kepala Dewan Hauzah Provinsi Teheran menyatakan bahwa yang terpenting di antaranya adalah "penjagaan dan perlindungan syariat dan agama" sepanjang sejarah, menambahkan: "Sejarah Syiah, dan bahkan di luar mazhab Syiah - bahkan di kalangan Sunni - berhutang budi kepada generasi yang lahir dari pernikahan ini, karena mereka yang menjaga agama sebagian besar berasal dari Sadat, dan garis keturunan mereka berasal dari Rasulullah (saw)."

“Para penafsir Alquran pertama, para ahli fikih besar, dan perawi Hadis muncul dari garis keturunan ini, dan segala sesuatu yang telah dianugerahkan kepada umat manusia dalam hal pengetahuan dan pemahaman telah diteruskan kepada generasi selanjutnya melalui keluarga ini dan murid-murid mereka,” ujarnya.

Ayatullah Rashad melanjutkan dengan menjelaskan “dua cabang hikmah” dan berkata: Nabi Muhammad (saw) meninggalkan Kitab dan Hikmah bersama-sama; satu cabang adalah hikmah Nabawi dan cabang lainnya adalah hikmah ilahi yang telah diteruskan kepada umat manusia melalui Ali dan Fatimah (sa) dan keturunan mereka sepanjang sejarah.

Pengelola Kompleks Hauzah Imam Ridha menekankan: Pernikahan Ali dan Fatimah (sa) melampaui perjanjian keluarga biasa; itu adalah perjanjian eksistensial dan historis yang dampaknya telah memengaruhi seluruh sejarah umat manusia. Buah dari pernikahan yang penuh berkah ini adalah "Kautsar" (kebaikan banyak), dan kesinambungna Kautsar tersebut akan membuka jalan bagi keselamatan umat manusia dari kegelapan menuju cahaya. (HRY)

 

4352866

captcha