DR Mohammad Namir Ahmad Zaghamwat, Ketua Majlis Islami Palestina di Lebanon dalam wawancaranya dengan Iqna di sela-sela acara Haul Imam Khomeini ke 18 di Tehran mengatakan hal itu dan menegaskan, bahwa perjuangan rakyat Palestina bertahun-tahun sebelum Imam wafat telah terbentuk, namun mereka kurang tawakkal dan kurang ikhlas kepada Tuhan, sehingga setelah kemenangan revolusi Islam Iran yang dipimpin oleh Imam Khomeini mereka menyadari dengan sempurna, bahwa kemenangan hanyalah didapat dengan pertolongan Allah SWT semata.
Beliau juga menambahkan, bahwa setiap kata revolusi Islam diucapkan oleh setiap lisan maka secara otomatis akan terlintas di benaknya nama Imam Khomeini. hal itu adalah sebuah aksioma yang tak terpisahkan karena ketulusan beliau dalam berjuang, sehingga beliau pun mendapatkan pettolongan Tuhan.
Berkenaan dengan masuknya dalam negara-negara yang akan mengembangkan tekhnologi Nuklir ia menagatakan, bahwa hal ini juga merupakan nikmat Tuhan dan berangkat dari sebuah akidah yang kokoh yang diambil dari Al Quran yang menyuruh kaum muslimin untuk mempersiapkan diri dengan kekuatan dalam segala bidang.
Imam Khomeini menurutnya, awalnya adalah seorang alim rohani yang dengan niat yang tulus dapat membuka pintu pertolongan Tuhan. Beliau tidak pernah melakukan perjuangan untuk harta atau kedudukan politik, seperti kebanyakan para politikus dan negarawan. namun beliau melakukan karena merasa bahwa itu adalah tugasnya dalam rangka melaksanakan amar makruf nahi munkar. karenanya beliau melakukannya dengan didahului oleh tazkiyatun nafs dirinya, sehingga beliau berhasil mengalahkan segala keinginan dan hawa nafsu dirinya yang meru[akan musuh dalam diri sebelum mengalahkan musuh luar.
Keberhasilan Imam yang lain adalah, beliau mampu mencetak kader dan bangsa yang berjuang dengan semangat dan pengorbanan, sebagaimana Imam Ali Khamenei adalah salah satu alumnus beliau. dan dengan jelas kami katakan, bahwa mesjid Al Aqsha hanya bisa dibebaskan dan direbut kembali oleh tangan-tangan yang ikhlas dan berjuang gigih seperti beliau-beliau ini, tegasnya.
Doktor Mohammad juga menyebut Imam sebagai seorang yang jiwanya adalah seorang Palestina sejati, walaupun beliau bukan warga negara Palestina.
Pada kesempatan lainnya ketua majlis Islam Palestina di Lebanon, menyambut baik usulan Imam Ali Khamenei untuk diterbitkan buku ilmiah tentang persatuan dan kesatuan kaum muslimin yang menjadi langkah awal untuk membumikan persatuan di kalangan kaum muslimin dunia dan mendekatkan hati-hati mereka. syaa mendoakan agar beliau panjang umur dan selalu mendapatkan perlindunga Allah dengan umur yang penuh berkah.
Doktor yang mengajar fikih lima madzhab di Lebanon ini juga menyebutkan, bahwa selama kita berpegang teguh dengan ajran Al Quran, maka kita akan diliputi oleh rahmat Allah SWT.
130546