IQNA

58 % Penduduk Mesir Setuju Atas Rencana Penyatuan Adzan

1:13 - July 21, 2007
Berita ID: 1564347
Hasil survey terakhir menunjukkan bahwa 58 % dari penduduk Mesir menyutuji rencana komisi Urusan Keagamaan untuk menyatukan adzan di seluruh mesjid di Mesir
Iqna merilis dari surat kabar Saudi Arabia, Al Wathan, menyebutkan, bahwa survey yang dilakukan pada 1150 keluarga yang tinggal di Kairo, Al Jiyzah dan Al Qalyubiyah menunjukkan sebuah hasil yang menakjubkan dimana 58 % mereka memyetujui rencana penyatuan adzan dan hanya 36 yang menolaknya.

Pusat survey mengatakan, bahwa pada tempat-tempat lain dikarenakan letak geografis yang sama maka mereka yang setuju dari jenis kelamin laki-laki lebih banyak dari pada perempuan dan yang berusia 60 tahun ke atas juga lebih banyak dari yang berusia di bawah itu.

Rencana ini telah dibahas oleh para ulama dan rata-rata mereka menganggap hal itu tidak bertentangan dengan ajaran islam. Begitu juga Mufti Mesir, Ali Jumah mendukung dilaksanakannya program ini.

Sejumlah ulama Syiria juga menyambut baik program penyatuan adzan ini dan menganggapnya tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan menolak tuduhan mereka yang tidak setuju, bahwa hal itu akan menguurangi atmosfir spiritual di Mesir.

Rencana penyatuan tersebut diusulkan oleh Mahmud Zaqzuq, Mentri Wakaf dan Urusan Islam dalam rangka menjaga ketenangan masyarakat dan menjunjung tinggi kedudukan adzan dan muadzdzin.

Sementara mereka yang menolak rencan tersebut mengemukakan keberatan, bahwa bila hal itu dilaksanakan, maka akan menghilangkan spirit berlomba-lomba dalam melakukan sunnah nabi Muhammad saw.

145554
captcha