IQNA

Sarasehan Ilmiah Sejarah Penerjemahan Al Quran di Madinah Al Munawwarah

13:34 - December 27, 2007
Berita ID: 1615498
Sarasehan ilmiah dengan tema melacak sejarah penerjemahan Al Quran, metode dan tujuannya sejak kemarin diselenggarakan di Universitas Islam Madinah Al Munawwarah
Iqna merilis dari surat kabar Al Madinah yang terbit di Saudi Arabia menyeburkan, bahwa para peserta sarasehan melakukan pembahasan dan pelacakan historis tentang sejarah mulainya penerjemahan Al Quran ke berbagai bahasa dunia.

Dalam sarasehan itu juga dibahas metode penerjemahan serta tujuan yang melatarbelakangi dilakukannya penerjemahan Al Quran ke berbagai bahasa dunia.

Diantara yang menjadi peserta dalam sarasehan tersebut dan menyampaikan orasi ilmiah adalah Tamir Salum, Guru Besar Sastra Arab di Universitas Islam Madinah. dalam makalahnya disebutkan, bahwa menurut sebagian sumber terjemah Al Quran ke bahasa lain yang pertama kali dilakukan adalah ke dalam bahasa Persia.

Dalam data sejarah disebutkan, bahwa orang-orang Islam dari Persia memohon dari Salman Al farisi untuk menerjemahkan kepada mereka beberapa ayat Quran yang Salman kemudian menerjemahkan untuk mereka surah Al Fatihah, tambahnya.

Beliau juga menyebutkan, bahwa terjemahan yang terbanyak dan diulang berkali-kali adalah ke bahasa Melayu, Indonesia dan Turki.

Menurutnya, tujuan yang melatarbelakangi dilakukannya penerjemahan adalah kebutuhan kaum muslimin non Arab untuk memahami isi dan kandungan Al Quran. khususnya yang tinggal di belahan timur dunia, seperti, Persia, Turki dan Asia Tenggara.

Pada era berikutnya baru Al Quran diterjemahkan ke berbagai bahasa Eropa. namun hingga kini sangat disayangkan ada perbedaan antara terjemahan di Asia dan Eropa. Pertama di Eropa banyak terjadi distorsi baik penambahan atau pun pengurangan, yang kedua orang-orang Eropa menganggap Al Quran sebagai teks biasa, tidak sama dengan orang-orang Asia yang sangat menjunjung tinggi kesucian Al Quran.

Pada era ke tiga baru AL Quran diterjemahkan ke berbagai bahasa Afrika, disaat para penjajah barat datang ke benua Afrika karena desakan dan permintaan kaum muslimin Afrika atas hal itu akibat kebutuhan yang mereka rasakan.

206391
captcha