IQNA

Pemberian Hadiah Alquran Kazan kepada Peserta Forum Ekonomi Internasional Rusia

10:19 - May 17, 2026
Berita ID: 3483628
IQNA - Di sela-sela Forum Ekonomi Internasional Rusia dan Dunia Islam, Alquran tulisan tangan pertama dalam sejarah modern Rusia dipersembahkan kepada para tamu sebagai hadiah.

Menurut Iqna mengutip muslimsaroundtheworld, dalam sebuah acara yang menggabungkan dimensi keagamaan, budaya, dan diplomatik, kota Kazan, ibu kota Republik Tatarstan di Rusia tengah, menyaksikan penyerahan Alquran tulisan tangan pertama dalam sejarah modern Rusia sebagai hadiah kepada para tamu Forum Ekonomi Internasional “Rusia – Dunia Islam: Forum Kazan 2026”. 

Langkah ini mencerminkan meningkatnya kehadiran budaya Rusia dan penguatan kemitraannya dengan dunia Islam. Proyek ini memiliki makna khusus setelah empat tahun penuh pengerjaan, menghidupkan kembali tradisi kaligrafi Islam Tatar yang telah lama vakum sejak 1917, sebagai bagian dari upaya Kazan untuk memperkuat posisinya sebagai Ibu Kota Kebudayaan Islam untuk tahun 2026.

Inisiatif ini diluncurkan selama sesi dialog dengan tema “Dialog Emirat-Rusia: Budaya, Toleransi, dan Hidup Berdampingan Secara Damai.” Peserta termasuk Rustam Minnikhanov, Presiden Republik Tatarstan; Syekh Salem Al Qasimi, Menteri Kebudayaan UEA; dan Syekh Kamil Samigulin, Mufti Agung Republik Tatarstan, bersama dengan tokoh akademisi dan agama dari Rusia dan UEA.

Acara ini sangat penting karena mencerminkan kemitraan budaya dan kemanusiaan yang semakin berkembang antara Rusia dan dunia Islam, serta menyoroti peran Kazan yang semakin penting sebagai Ibu Kota Kebudayaan Islam pada tahun 2026 dan pusat dialog antaragama dan antarbudaya serta kerja sama peradaban.

Di akhir pertemuan, Syekh Kamil Samigullin mengumumkan pemberian "Alquran Tulisan Tangan Kazan" sebagai hadiah kenang-kenangan kepada semua peserta untuk menghormati kunjungan mereka ke Kazan. Ia menekankan bahwa proyek ini mewakili kebangkitan kembali warisan kaligrafi Islam Tatar, yang mengalami kemunduran setelah peristiwa Revolusi Rusia tahun 1917.

Patut dicatat bahwa Alquran ini adalah yang pertama dari jenisnya dalam sejarah Rusia modern. Alquran ini ditulis oleh kaligrafer Tatar Artur Pisarenko dan disalin di bawah pengawasan Syekh Mamun Al-Rawi, kepala Komite Persiapan Alquran Penguasa Dubai dan seorang ahli dalam sepuluh bacaan Alquran. Proyek ini membutuhkan waktu tiga tahun untuk diselesaikan, diikuti oleh satu tahun penuh peninjauan dan verifikasi ilmiah.

Para penyelenggara menjelaskan bahwa Alquran tulisan tangan tersebut disusun sesuai dengan standar internasional modern, dengan mengacu pada 19 manuskrip Alquran bersejarah dari abad-abad awal Islam dan 11 referensi ilmiah tentang kaligrafi Alquran. Karya ini melampaui standar yang digunakan dalam banyak Alquran modern. Proyek ini juga mendapat manfaat dari karya para cendekiawan Tatar terkemuka, termasuk Shahabuddin Al-Marjani dan Musa Begiyev.

Halaman-halaman Alquran memuat simbol identitas Tatar. Halaman-halaman tersebut didesain dengan warna bendera Republik Tatarstan, sementara ayat-ayat yang berisi sujud ditandai dengan simbol menara Soyumbek yang bersejarah di Kazan. Proyek ini dilaksanakan sebagai bagian dari program “Kazan, Ibu Kota Kebudayaan Islam 2026”.

Para peserta menekankan bahwa pengalaman ini merupakan langkah penting dalam menghidupkan kembali kaligrafi Islam lokal dan menghubungkan generasi baru dengan warisan Alquran dan budaya Islam otentik di Tatarstan dan Rusia secara keseluruhan. (HRY)

 

4352453

Kunci-kunci: pemberian hadiah ، Alquran  ، rusia
captcha