IQNA

Terjemahan Al Quran dengan Bahasa Azari dari Refrensi Ahlussunah dan Syiah

13:22 - July 04, 2008
Berita ID: 1666005
Diantara kelebihan terjemahan Al Quran dengan bahasa Azari adalah menggunakan tafsir yang dikarang oleh ulama Sunni dan Syiah sebagai rujukannya.
Rasul Ismail Zadeh, seorang penerjemah Al Quran ke bahasa Azari dan alumni Hauzah Ilmiah Qom dalam wawancaranya dengan Iqna menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa dirinya setelah menyelesaikan studinya di Hauzah melanjutkan kegiatannya dengan menerjemahkan kitab-kitab agama berbahasa Persia dan Arab ke bahasa Azari.

Dalam menjalankan kegiatan tersebut bersama teman-temannya beliau menemukan banyak yang merujuk kepadanya dalam hal menerjemahkan ayat-ayat Al Quran dengan benar. Di saat itulah muncul keinginan untuk menerjemahkan Al Quran ke dalam bahasa Azari yang akhirnya kami bulatkan tekad untuk memulainya, tegasnya.

Ismail Zadeh juga menjelaskan, bahwa pada awal tahun 1995 ia memulai penerjemahan Al Quran, namun karena proyek tersebut dirasa sangat sensitif dan memiliki resiko yang besar, setelah menyelesaikan beberapa halaman di awal Al Quran, ia tunjukkan kepada para pakar bahasa dan Al Quran guna mendapatkan saran mereka.

Beliau juga menuturkan, bahwa saat itu terasa sekali beratnya penerjemahan Al Quran, sehingga kemudian diambil keputusan untuk tidak dilanjutkan dulu namun ia mengumpulkan semua terjemahan Al Quran yang berbahasa Turki dan Azari yang ada di perpustakaan dan pusat-pusat riset ilmu-ilmu Al Quran di kota Qom dari beberapa terjemahan yang ditemukan ditelaah dan dilakukan perbandingan satu dengan lainnya.

Dengan demikian Alhamdulillah penerjemahan dilanjutkan kembali dengan bantuan para pakar Al Quran dan selama lima tahun berhasil dirampungkan dan diterbitkan.

Walaupun ia mengakui tetap akan ditemui berbagai kekurangan dalam terjemahan Al Quran yang ia terbitkan, namun ia telah berusaha sekuat tenaga untukmenghindari berbagai kesalahan penerjemahan dan merujuk kepada sumber-sumber pertama dalam tafsir baik yang ditulis oleh ulama Sunni atau Syiah, tegasnya.

Begitu juga ia berusaha untuk mencari padanan kata yang paling indah dan cocok yang ada dalam bahasa Azari, tambahnya.

266632
captcha