IQNA

Bisanya Al Quran untuk Dialihbahasakan Bukti Sebagai Kitab Petunjuk

13:41 - July 21, 2008
Berita ID: 1670626
Sayyid Mahdi Hujjati: Salah satu bukti lain Al Quran sebagai kitab petunjuk adalah kemampuan untuk dialihbahasakan ke dalam bahasa lain.
Sayyid Mahdi Hujjati dalam wawancaranya dengan Iqna mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa jika Al Quran tidak bisa diterjemahkan dan tidak bisa dijadikan sebagai pedoman hidup, maka ia tidak bisa dianggap sebagai kitab yang komprehensif dan the way of live.

Penulis dan ahli riset persoalan-persoalan keagamaan ini melanjutkan, bahwa memang harus diakui, bahwa kadangkala satu kata dalam bahasa Arab memiliki berbagai makna yang ditentukan dengan sebab dan kondisi di saat diturunkan dan tetap bisa dicarikan padanannya di dalam bahasa lainnya.

Menurutnya kata ganti nama (dhamir) juga banyak membantu penerjemahan dan memahami maksud dari teks. namun di saat salah menentukan maksud kata ganti tersebut maka maknanya juga akan salah.

Harus diakui penejemahan Al Quran saat ini jauh lebih maju dari pada terjemahan pada masa lampau yang hanya tekstual saja dan dituliskan di bawah teks ayat. saat ini sudah kita dapati berbagai hal dalam penafsiran diantaranya yang berhubungan dengan psikis, tegasnya.

Tapi banyak juga yang kita dapatkan mengalami kesalahan dalam mengembalikan maksud dari pada kata ganti (dhamir) yang konsekuensinya adalah salah memahami makna ayat tersebut, tambahnya.

Hujjati menegaskan, bahwa kita terus berusaha untuk menyempurnakan berbagai kesalahan dan kekurangan serta menjadikan terjemahan Al Quran cocok dengan zaman kekinian. Tentu harus diakui masih terdapat jurang yang jauh untuk mencapai hal itu, ujarnya.

273180
captcha