Iqna melaporkan dari situs “Nasij”menyebutkan bahwa Himpunan Islam-Nasrani pendukung Al-Quds, menyampaikan pernyataannya pada KTT Doha bahwa pasukan agresor Israel pada penyerangan 22 hari lalu, adalah berupaya untuk mengusir pemukim warga muslim dan kristen dari Al-Quds As-Syarif). Hingga kini, kondisinya sangatlah membahayakan bagi warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Dalam penyataan mereka, sikap rasialisme rezim agresor Israel untuk menghilangkan eksistensi Palestina dan Al-Quds As-Syarif, Israel berupaya untuk mempertahankan kekuasaannya di wilayah ini dan menghalangi pemukim warga Palestina memasuki Palestina. Ini adalah bahaya yang mengancam Al-Quds.
Himpunan pendukung Al-Quds ini, pada bagian lain menyebutkan bahwa sasaran pencaplokan masjid Al-Quds dan beberapa tempat suci Islam-Nasrani lainnya oleh Israel untuk penggalian di sekitar wilayah ini dan upaya Israel untuk menghilangkan bangunan-bangunan yang bernilai sejarah ini, mendapatkan banyak kecaman.
Himpunan Islam-Nasrani di akhir penyataannya, mengisyaratkan bahwa pembukaan pembangunan lahan-lahan kota oleh Israel adalah tindakan untuk menghilangkan letak geografis wilayah Palestina dan berupaya memutuskan jalur-jalur perhubungan di kawasan ini.
KTT Doha telah dimulai sejak Minggu dan telah berakhir dengan pengeluaran penyataan hasil sidang (deklarasi).
381722