Hujjatul Islam Ya’kubi selaku ketua Darul Quran divisi akidah dan politik Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dalam wawancara dengan wartawan Iqna menyatakan bahwa 14 regu Al-Quran telah dibentuk di markas-markas kepolisian dan kemiliteran yang tersebar di Iran pada akhir tahun lalu.
Ia menambahkan bahwa regu ini sesuai dengan harapan mereka, atas pengenalan terhadap kegiatan yang berhubungan dengan Al-Quran, penyelenggaraan masa-masa pendidikan dan perayaran-perayaan Al-Quran. Maka pada akhir tahun lalu telah menyelenggarakan lebih dari 500 perayaan dan pengagungan Al-Quran di beberapa markas kepolisian dan kemiliteran Iran.
Ia menandaskan bahwa penyelenggaraan musabaqah Al-Quran bagi para polisi akan diikuti oleh empat kelompok peserta; pegawai kantor kepolisian dan tentara, keluarga, wanita yang bekerja di kepolisian dan tentara serta para mahasiswa.
Ketua Darul Quran struktur akidah-politik Angkatan Bersenjata mengisyaratkan bahwa penyelenggaraan musubaqah Al-Quran ini terbagi dalam tiga belas cabang perlombaan, antara lain: tartil, penelitian, hafalan pada juz-juz tertentu, hafalan hadis, terjemahan dan pemahaman Al-Quran dan menyatakan bahwa musabaqah Al-Quran yang akan diikuti oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran terbagi ke dalam empat tingkatan kepolisian dan kemiliteran: kota, daerah, tingkat jabatan dalam angkatan bersenjata serta musabaqah nasional.
Pada tahun lalu, juga melakukan perjalanan piknik dan ziarah setelah penyelenggaraan musabaqah. Perlu diketahui, pada tahun lalu selain menyelenggarakan musabaqah kepolisian dan kemiliteran negara-negara Islam. Juga telah melaksanakan musabaqah khusus bagi angkatan kemiliteran Iran.
383614