IQNA

Bulan Rajab Mukaddimah bagi para Tamu Allah untuk Menyambut bulan Ramadhan

9:00 - June 25, 2009
Berita ID: 1794701
Di bulan Rajab terdapat aroma ilahi yang tidak dapat ditulis dengan tulisan atau diceritakan dengan kata-kata, namun hanya bisa dirasakan, didengar dan dilihat
Iqna merilis dari webblog Ayatullah Amjad, bahwa beliau setelah membaca doa Imam Zaman memulai pembahasan penting yang diambil dari kitab Al Kafi tentang karunia Akal yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia.


selanjutnya beliau menegaskan, bahwa akal adalah karunia Tuhan yang sangat besar yang diberikan kepada manusia dengan cuma-cuma, karenanya manusia harus memanfaatkannya dengan optimal serta menghidarkan diri dari faktor yang mencegah pemanfaatan dan fungsi akal, yaitu keinginan hawa nafsu dan emosi.


Di dalam Al Quran Allah SWT menekankan kepada manusia hal itu dalam banyak ayatnya dengan bertanya, apakah kalian tidak berakal?, tambahnya.


Untuk melawan dua faktor penghambat ini terdapat cahaya dan kekuatan di dalam diri kita yang setiap hari bisa lebih aktif dan kuat. kekuatan yang bisa menolak keinginan untuk melakukan dosa, khususnya sebelum potensi emosional dan keinginan hawa nafsu itu menguat dan menguasai diri, namun sebaliknya di saat sudah menguasai, maka manusia akan menjadi buas dan melakukan berbagai pekerjaan keji seperti membunuh, merampas harta orang lain dan akalnya sama sekali tidak berfungsi. di saat itu Allah menceritakan ucapan mereka di neraka, mereka berkata andaikan saat itu kita mendengar dan berfikir, maka kita tidak akan menjadi penduduk neraka?!


Jadi akal itu adalah cahaya yang sangat besar yang dapat menerangi jalan manusia sehingga ia dapat melangkahkan kakinya.


Yang menarik lawan dari pada Akal itu adalah kebodohan. jadi lawan kebodohan itu bukan ilmu, sebab antara ilmu dan kebodohan bisa bersatu, pada orang berilmu yang ingin dihormati dan tangannya ingin dicium oleh orang lain itu adalah kebodohan, jadi ia berilmu tapi bodoh. ini bukan kontrandiksi, sebab kontradiksi itu antara kebodohan dengan berakal. jadi dia berilmu tapi tidak berakal.


DI dalam hadis disebutkan, bahwa banyak orang alim yang dibinasakan oleh kejahilannya.


DI sisi lain, memang benar Allah memberikan akal kepada semua, namun yang penting adalah bagaimana menggunakan akal ini untuk berfikir dan membersihkannya dari keinginan hawa nafsu.


Selanjutnya Ayatullah Amjad juga menjelaskan, bahwa dalam bulan ini, yakni bulan Rajab terdapat banyak doa yang di dalamnya terkandung banyak makrifah ilahiyah, yang tidak boleh berlalu begitu saja. di setiap malam hingga subuh para malaikat memanggil-manggil kita untuk berdoa dan bermunajat kepada Allah.


Di bulan Rajab terdapat aroma ilahi yang tidak dapat ditulis dengan tulisan atau diceritakan dengan kata-kata, namun hanya bisa dirasakan, didengar dan dilihat.


Bulan ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan doa, munajat dan mengingat Tuhan. paling tidak sebelum shalat Subuh, hendaknya kita bangun untuk memanfaatkan waktu yang sangat berharga ini, khususnya para generasi muda.


424530

captcha