Iqna melaporkan dari Lodewijk Asher dalam wawancaranya dengan media Belanda menyatakan, bahwa para guru sekolah-sekolah tersebut tidak mematuhi aturan dan perundangan yang berlaku yang berhubungan dengan kehidupan yang damai, harmonis dan tidak adanya diskriminatif antara imigran dan penduduk asli setempat.
Keputusan ini diambil melanjutkan keputusan sebelumnya yang memutuskan bantuan sarana dan prasarana sekolah dari pemerintah. Dimana sebelumnya telah berkali-kali hal itu menjadi pembahasan di dalam parlemen atas usulan para aktifis partai anti Islam di Parlemen.
Karena itu sangat mungkin keputusan wakil walikota Amsterdam ini dengan menutup tiga cabang sekolah Ash Shiddiq di beberapa kota, merupakan dukungan atas permintaan mereka, yakni kelompok garis keras anti Islam.
454493