IQNA

Mengenal Islam dari Al Quran

11:54 - December 01, 2010
Berita ID: 2040659
Pada konfrensi “Islam untuk perdamaian” Doha menekankan bahwa melalui kitab suci agama samawi ini yaitu Al qur’an dan sejarah Nabi Muhammad saw Islam akan di kenal, dan prilaku seseorang bukan merupakan standar pengenalan agama Islam.
Laporan IQNA mengutip dari surat kabar “The Peninsula”: Syekh Muhammad Danial seorang alim dan penceramah muslim yang tinggal di Inggris, ketika menjelaskan pada konfrensi “Islam untuk perdamaian’ Doha mengatakan: keadilan dan kesetaraan adalah untuk membangun akidah islam, dan harus dijaga setiap syarat-syaratnya.

Ia melanjutkan: nilai-nilai seperti keadilan dan kasih sayang didalam agama islam bukanlah hanya khusus untuk manusia akan tetapi hal itu juga untuk semua makhluk dan lingkungan, dan setiap tindakan yang mengarah pada pengrusakan lingkungan maka dilarang.

Chandra Muhan Das, dari perwakilan Mahkamh Agung Kerala India, pada konfrensi ini jugan mengumumkan: mempelajari Al Qur’an Al Karim adalah mudah dan praktis, dan untuk semuanya jelas bahwa islam menganjurkan kepada perdamaian dan keadilan, oleh karenanya menghubungkan islam dengan ekstremisme adalah tindakan yang tidak adil.

Konfrensi “Islam untuk perdamaian” oleh Islamic Center adalah milik orang-orang India yang tinggal di Qatar, dan bekerja sama dengan organisasi pusat-pusat dan lembaga-lembaga islam Qatar yang telah diselenggarakan hari Jum’at bulan Desember, di Doha.

704410
captcha