Menurut Iqna mengutip Al-Ahed, sebuah acara juga diadakan untuk mengganti bendera kubah makam Sayyidah Khaulah binti Imam Husein (sa) dengan bendera hitam, yang menandai dimulainya menghidupkan kembali majelis dan acara-acara Asyura di wilayah ini.
Pada acara ini, Haji Hussein Nasrallah, pengelola haram suci Sayyidah Khaulah (sa), menyampaikan pidato dan berkata: "Kenangan kita membawa kita kembali pada hari yang penuh duka. Salam sejahtera atas junjungan kita, Imam Husein (as). Wahai penghulu para syuhada, keluarga para syuhada perlawanan Islam mengirimkan salam dari tempat suci ini. Mereka mengorbankan putra dan istri mereka serta segala yang mereka miliki untuk perjuangan ini."
Ia menambahkan: "Hari ini, kita berdiri di halaman suci Sayyidah Khaulah (sa) untuk mengibarkan bendera duka cita sebagai tanda dimulainya bulan Muharram 1448 H dan untuk mengumumkan dimulainya masa duka dan acara berkabung untuk junjungan kita, Imam Husein (as), saudara-saudaranya, anak-anaknya, dan para sahabatnya. Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada Abu Abdillah (as), keberanian Imam mulia ini adalah suatu kehormatan bagi kita dan suatu kehormatan bagi bangsa di era ini." (HRY)

