IQNA

Fatima Cates, Wanita Mualaf Pertama di Liverpool

11:33 - June 15, 2026
Berita ID: 3483736
IQNA - Fatima Cates, salah satu tokoh Muslim paling terkemuka di Inggris, dikenal sebagai wanita pertama yang memeluk Islam di Liverpool dan, meskipun menghadapi tantangan sosial dan pribadi yang berat, memainkan peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam di Inggris pada akhir abad ke-19.

Menurut Iqna mengutip muslimliftest, Fatima Cates adalah salah satu tokoh Muslim paling terkemuka di Inggris. Ia dikenal sebagai wanita pertama yang memeluk Islam di Liverpool dan, meskipun menghadapi tantangan sosial dan pribadi yang berat, memainkan peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam di masyarakat Inggris pada akhir abad ke-19.

Fatima Cates, yang nama aslinya adalah Francess Elizabeth Murray, lahir di Birkenhead, Inggris, pada 5 Januari 1865. Ia dibesarkan dalam keluarga Kristen kelas pekerja dan dapat memperoleh pendidikan setelah Undang-Undang Pendidikan Wajib tahun 1870. Sebagai seorang wanita muda, ia bergabung dengan Gerakan Temperance, sebuah gerakan sosial yang menganjurkan pembatasan konsumsi alkohol, dan menjabat sebagai sekretaris cabang Liverpool.

Selama kegiatan sosialnya, ia pertama kali mengenal Nabi Muhammad (saw) setelah mendengarkan ceramah pengkhotbah Muslim Inggris, Abdullah Henry Quilliam, tentang beliau, yang menggambarkannya sebagai "orang Arab hebat yang menjauhi minuman keras". Hal ini memicu rasa ingin tahunya untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam.

Menurut catatan sejarah, Quilliam menasihatinya untuk membaca Alquran sendiri dan memberinya salinan terjemahan, sambil berkata, "Jangan percaya apa yang dikatakan tentang Islam; temukan sendiri kebenarannya". Beberapa minggu kemudian, pada Juni 1887, ia masuk Islam dan mengambil nama Fatima.

Namun, keputusannya mendapat penentangan keras dari keluarganya dan orang-orang di sekitarnya. Ia menghadapi tekanan yang cukup besar, termasuk upaya untuk mencegahnya menjalankan agamanya, serta hasutan dan pelecehan sosial. Pada bulan Juli tahun itu, Fatima Cates, bersama Abdullah Quilliam dan Ali Hamilton, mendirikan Liverpool Islamic Society, yang bertujuan untuk memperkenalkan Islam dan menyebarkan ajarannya di Inggris. Pertemuan mingguan diadakan untuk berdoa, membaca Alquran, dan membahas masalah keagamaan.

Terlepas dari tantangan yang ada, Fatima memainkan peran penting dalam memperkenalkan Islam, khususnya kepada wanita, dan berperan penting dalam konversi beberapa wanita Inggris, termasuk saudara wanitanya Clara dan Annie, serta wanita lain yang menjadi tokoh Muslim terkemuka di masyarakat Liverpool.

Ia kemudian muncul sebagai tokoh terkemuka di Institut Islam Liverpool dan berpartisipasi dalam kegiatan intelektual dan budaya yang meluas hingga ke luar Inggris. Beberapa karya sastra dan puisinya diterbitkan di jurnal-jurnal di luar negeri, khususnya di subbenua India.

Fatima menjalani kehidupan pribadi yang sulit dan mengalami masalah rumah tangga serta kekerasan selama pernikahannya, sebelum akhirnya berpisah secara sah dari suaminya, pada saat hukum Inggris membatasi hak wanita untuk bercerai. Pada tahun 1900, Fatima Cates meninggal karena influenza, yang kemudian berubah menjadi pneumonia, dan dimakamkan sesuai dengan tata cara Islam di Pemakaman Anfield di Liverpool. Setelah bertahun-tahun terbengkalai, makamnya dipulihkan pada tahun 2022 melalui upaya anggota komunitas Muslim kota tersebut.

Fatima Cates hingga kini masih dikenang sebagai tokoh pelopor dalam sejarah Islam di Inggris, atas peran awalnya dalam memperkenalkan dan menyebarkan agama tersebut di lingkungan sosial yang asing bagi umat Muslim pada waktu itu. (HRY)

 

4357931

Kunci-kunci: wanita ، mualaf ، pertama ، Liverpool
captcha