Laporan IQNA : pada tanggal 18 Mei lalu Datuk Sri Najib Tuan Rozak perdana menteri Malaysia ditengah-tengah pemimpin dan intlektual Islam diantara sambutannya mengatakan: paling baik dan paling unggulnya agama Islam dibandingan agama lainnya di negara Malaysia adalah sebagai sebuah realitas yang jelas dan benar.
Dia mengingatkan: agama Islam menurut konstitusi Malaysia adalah agama resmi negara, dan tidak akan mengalami perubahan dalam kondisi apapun, dan seharusnya kondisi ini tidak akan menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan dari sebagian para pemimpin dan intlektual Islam.
Pada pertemuan selama dua jam ini Najib dengan para pemimpin Umat Islam berdialog dan membahas tentang sejumlah tema “perubahan agama resmi negara” juga dia menekankan akan pentingnya berlanjutnya pertemuan semacam ini.