IQNA

Memuliakan Ulama Mukaddimah untuk Persatuan Islam

7:40 - June 05, 2011
Berita ID: 2133172
Ayatullah Syekh Muhammad Ali Taskhiry Sekjen Organisasi Internasional Pendekatan mazhab-mazhab Islam, dalam acara pembukaan dua ulama besar ini, menekankan kehidupan perjalanan pendekatan dan mukaddimah untuk persatuan: konferensi dua ulama besar “syahidain (dua syahid)” Islam di dunia.
Laporan IQNA : konferensi internasional kedua pemikiran pengikut dua ulama besar syahid syekh Muhammad bin Makki Juzaini dan Syekh Zainuddin Jaba’I yang dikenal dengan Syahid awal (pertama) dan syahid tsani (kedua) yang dimulai dengan pesan Ali Larijani ketua parlemen Islam Iran dan pandangan Nabih Bari ketua parlemen Libanon di Seletan Beirut.

Ayatullah Taskhiri dalam konferensi ini mengacu pada falsafah penyakit setelah kemunculan Islam di dunia dia menegaskan: bahwa perdebatan dan falsafah penyakit telah berubah dengan munculnya Islam dan turunnya Al Qur’an, dan Islam, sebuah prinsip telah ditentukan untuk kembali ke akal, dialog, ijtihad dan kebebasan dalam ijtihad ini.

Dia dalam mengacu pada hal ini dimana Islam ingin mendekatkan dan menyatukan hati dan pemikiran sebagai ganti dari perdebatan yang tajam. Dia menambahkan: satu lagi prinsip dasar agama Islam adalah kembali kepada persatuan kemanusiaan dalam perjalanan menuju tujuan yang besar.

Ayatullah Takhiri menekankan: pendekatan telah lahir dengan lahirnya agama Islam dan kerangka nilai-nilai tinggi kemanusiaan. Pada masa sahabat, tabiin dan para imam suci as dengan adanya perbedaan diantara mereka, umat Islam juga hidup didalam kerangka persaudaraan dan persatuan.

Dia juga melanjutkan: para imam besar as dengan dialog dan kadaiaan mereka hidup hidup bernilai, dan cara ini telah dilanjutkan kepada para ulama’ setelah beliau sehingga menggantikan posisi sekolah fiqih yang selaras satu sama lainnya, tetapi sayangnya kita saat ini hanya karena syarat dan alasan yang berbeda mereka membawanya kepada perpecahan dan jauh satu sama lainnya.

Sekjen organisasi ini pada akhirnya menegaskan: selama kita belum merealisasikan persatuan maka kita tidak akan dapat menciptkan tujuan Al Qur’an.

Konferensi internasional dua syahid dengan tujuan menghidupkan kepribadian yang berpengaruh didalam Islam yang akan diselenggarakan dari 2 Juni selama tiga hari di Beirut.

Konferensi ini akan dihadiri oleh para ulama dan intlektual dari berbagai negara seperti Irak, Siria, Libanon, Saudi Arabia, Iran, Mesir juga akan diselenggarakan dengan partisipasi konsulat kebudayaan Iran di Beirut, Organisasi nasional pendekatan mazhab-mazhab Islam, kantor tablig Islam hauzah ilmiah Qom dan organisasi internasional Ahlul Bait as.

801950
captcha