IQNA mengutip laporan dari koran al-Ahram diterbitkan di Mesir, Ahmad Thayib selaku Syeikh al-Azhar dalam sebuah pertemuan Minggu kemarin (22 Juni) dan dihadiri oleh sejumlah ulama, pemikir dan jurnalis diadakan di Kairo, Mesir, menghaarapkan dari media untuk memperluas jalur pemikiran bahwa Al-Azhar didasarkan pada prinsip moderasi dan keadilan.
Syeikh al-Azhar dan para peserta dalam pertemuan tersebut juga mengharapkan peran media untuk menjaga toleransi dan moderasi, mengikuti fatwa para ulama, memberikan jawaban terhadap para penentang dan menghindari kekerasan dan ekstremisme.
Pertemuan itu digelar atas inisiatif dari pihak al-Azhar untuk mewujudkan adanya dialog dengan masyarakat yang terdidik dan mencapai kesepakatan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kemajuan bagi rakyat.
Juga di pertemuan keempat itu dengan para ulama dan cendikiawan Mesir sebagai pembuka untuk menyelenggarakan konferensi al-Azhar nanti dengan topik: Masa depan Mesir, menuju kea rah mana? Yang akan dihadiri oleh para ulama dan cendikiawan agama.
Dikatakan bahwa tujuan dari pertemuan al-Azhar adalah untuk meningkatkan partisipasi intelektual cendikiawan Mesir dalam mewujudkan pebaikan dan perkembangan di negara itu, terutama setelah revolusi 25 Januari.
807853