IQNA

Pelaksanaan MTQ Memperkuat Persatuan Islam

3:56 - July 09, 2011
Berita ID: 2150775
Seorang Hafidz Quran dari Indonesia: DIlaksanakannya MTQ Internasional secara kontinyu akan memperkuat hubungan persaudaraan dan persatuan kaum muslimin dari berbagai negara.
Ahmad Fakhr Razi, seorang peserta dari Indonesia dalam MTQ INternasional ke 28 di Tehran dalam wawancaranya dengan IQNA menyatakan hal itu dan menambahkan, bahwa di negaranya, Indonesia juga diselenggarakan MTQ tingkat nasional dan internasional seperti yang diselenggarakan oleh Republik Islam Iran.

Selain MTQ Internasionall di Indonesia juga diselenggarakan berbagai MTQ di tingkat provinsi, kota, kampus dan berbagai lembaga keislaman lainnya, tegasnya.

Seorang penghafal Al Quran yang berusia 24 tahun ini juga menambahkan, bahwa lembaga dan pusat-pusat qurani di Indonesia jumlahnya cukup banyak, sebagai contoh di Jakarta, sebagai ibukota saja terdapat tujuh pusat pembelajaran dan kajian Al Quran yang langsung berada di bawah kementrian agama.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pusat-pusat kajian Al Quran ini selain mendapat dukungan dari negara berupa dana dan fasilitas lainnya, juga mendapat dukungan dari masyarakat.

Menurutnya saat ini sekitar setengah juta orang sedang menghafalkan Al Quran mereka mendapat dukungan beasiswa dan uang bulanan dari pemerintah.

Delegasi dari Indonesia yang datang ke Tehran dalam rangka ikut serta dalam lomba hifdzil Quran menegaskan, bahwa diantara pusat kajian AL Quran yang aktif mendukung dan mengadakan berbagai aktifitas qurani adalah "Pusat Pengembangan Ilmu-Ilmu Al Quran"
yang dia sendiri merupakan alumninya.

Secara umum, tuturnya, di Indonesia setiap tahun dilakukan MTQ secara bersamaan di seluruh provinsi. para juara di tingkat provinsi itu diikutkan dalam MTQ tingkat nasional dan para juara di tingkat nasional itu diikutsertakan di MTQ tingkat Internasional.

Berkenaan dengan cara menghafal Al Quran, Ahmad Fakhr Razi mengatakan, bahwa setiap yang menginginkan menghafal Al Quran bisa mendaftarkan dirinya di salah satu pusat kajian Al Quran yang ada hampir di setiap kota, dan biasanya menghafal Al Quran dilakukan selama tiga tahun, setelah itu dia mengikuti berbagai pendidikan khusus dan intensif yang dari nya dilakukan berbagai ujian sehingga ia menerima sertifikat sebagai penghafal Al Quran.

Ia juga menegaskan, bahwa selain menghafal Al Quran para santri itu juga belajar ilmu-ilmu lainnya seperti para pelajar lainnya.

Menurutnya paling banyak pusat pembelajaran itu di Jakarta, Sumatera dan Sulawesi.

Indonesia berpenduduk lebih dari 200 juta dan 90 % darinya muslim, sehingga merupakan negara muslim terbesar di dunia. selain muslimin terdapat juga 8 % umat kristen, 2 % Hindu dan Budha.

Menurut para pakar sejarah datangnya Syiah ke Indonesia adalah bersamaan dengan para muballigh pembawa Islam di era awal masuknya Islam ke Indonesia yang mereka merupakan anak cucu dari Imam Musa Al Kadhim bin Jakfar Shadiq .

821008
captcha