Pelarangan hijab yang diberlakukan oleh sekolahan tersebut mengundang protes para aktivis HAM dan tokoh-tokoh agama di Filipina.
Ali Ayub, ketua himpunan ulama Filipina pada hari Selasa 31 Juli kemarin mengatakan: "Diberlakukannya pelarangan tersebut bertentangan dengan kebebasan beragama dan melanggar HAM."
Meskipun pulau Mindanao di Filipina berpenduduk kurang lebih 5 juta pemeluk Islam, namun ada saja siasat yang bertentangan dengan Islam yang diberlakukan oleh sebagian pihak. Bahkan tak hanya bertentangan dengan Islam, namun menurut kebanyakan tokoh bertentangan dengan HAM.
Sumber: On Islam
1068242